Ancaman Abrasi Semakin Besar

Badan Lingkungan Hidup Bengkalis libatkan Masyarakat Tanam Bakau lindungi Pantai

- Jumat, 27 Juni 2014 15:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir062014/1403857047download (2).jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

BENGKALIS,PESISIRNEWS.com- Hutan Mangrove yang mengelilingi pulau Bengkalis kini telah mulai punah dan dikhawatirkan keseimbangan ekosistem dipinggiran pantai Pulau Bengkalis akan semakin terganggu, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis, melakukan sosialsisasi dan membentuk kelompok yang kompeten untuk melestarikan hutan Mangrove tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Badan (Kaban) BLH Arman AA melalui Sekretaris Agusrizal, Kamis (26/6/2014) siang dikantornya, dikatakan, BLH Bengkalis di tahun 2014 ini telah membentuk 4 kelompok di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Bengkalis dan Bantan sesuai yang ditunjuk oleh Camat setempat, "yakni di Kecamatan Bantan 2 kelompok dan di Kecamatan Bengkalis juga 2 kelompok, "katanya.

Sebab kita tahu, hutan mangrove yang mengelilingi pulau Bengkalis ini mulai rusak dan akan merusak ekosistem yang ada, juga akan menimbulkan abrasi lebih lebar lagi, sebab itu, kita membentuk 2 kelompok di Kecamatan Bengkalis dan 2 kelompok lagi di Kecamatan Bantan ini tujuannya untuk menyelamatkan lingkungan agar tidak terjadi kerusakan lebih parah lagi, "jelas Agusrizal.

Dia mengatakan, untuk 2 kelompok di Kecamatan Bengkalis yang ditunjuk oleh Camat kelompok Desa Sebauk dan Desa Penebal dan yang di Kecamatan Bantan kelompok Desa Teluk Pambang dan Desa Jangkang yang setiap kelompok terdiri dari 20 anggota.

"Hari ini, pihak BLH telah turun ke Desa Jangkang dengan mengundang 2 kelompok di Kecamatan Bantan yang telah terbentuk juga mengahadirkan perwakilan 2 kelompok yang ada di Kecamatan Bengkalis untuk mendapatkan arahan dan sosialisasi bagaimana caranya melakukan pembibitan dan penanaman pokok mangrove yang benar, "ungkap Agusrizal.

Sosialisasi dan pembentukan kelompok pengelolaan lingkungan hidup tersebut, menurut Agusrizal dilatar belakangi oleh persoalan lingkungan yang mulai rusak dan agar ada penyanggah lingkungan terutama dipantai dengan melakukan penanaman kembali hutan Mangrove

"Kita mencoba supaya pokok mangrove ini dapat dilestarikan dan dapat hidup subur untuk penyanggah keseimbangan ekosistem dipinggiran pantai, sebab itu adanya peran serta masyarakat dengan dibentuk kelompok ini akan melakukan pembibitan mangrove dan melakukan penanaman secara berjenjang sesuai prosedur yang berlaku, "terangnya lagi.

Pihak BLH, lanjut Agusrizal, setiap kelompok yang telah dibentuk itu akan mendapatkan bantuan berupa biaya pembibitan, penyediaaan polibek dan berbagai peralayan pertanian, "sebab itu, kami dari BLH Kabupaten Bengkalis meminta pada Kedes bersangkutan untuk mengawal program tersebut, agar program ini dapat berjalan baik dan sesuai yang kita harapkan bersama, dengan catatan program penanaman mangrove ini bukan untuk ditebang, tapi dilestarikan, "tutupnya berharap. (yee)

Berita Terkait

Lingkungan

Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run 2026 Meriah, Polres Inhil Gaungkan Semangat “Polri untuk Masyarakat”

Lingkungan

Bujang Dara Inhil Dinobatkan Bupati Berharap Promosikan Pariwisata dan Kebufayaan Inhil

Lingkungan

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Gelar Final Lomba Lacak Kamtibmas

Lingkungan

Soroti Video Viral Anak di Inhil, Ketua PW-IWO Riau Ingatkan Pentingnya Perlindungan Identitas Anak

Lingkungan

Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Jamaah Haji, Suasana Penuh Kebersamaan

Lingkungan

Pemkab Inhil dan BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026