30 Hektar Lahan Habis terbakar

Salut, Personil Polsek Rupat Berjibaku Padamkan Api

- Kamis, 19 Juni 2014 01:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir062014/1403116846kebakaran rupat.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ket photo;tampak berapa anggota Polsek Rupat memandamkan sisa kebakaran di kelurahan Batupanjang

RUPAT,PESISISIR NEWS.com  - Kebakaran hutan dan lahan kembali melanda kawasan hutan Kali ini kebakaran terjadi di perbatasan kelurahan Batu panjang dengan kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat  yang menghanguskan 30 hektar lahan perkebunan serta lahan kosong.Kebakaran hebat itu terjadi sejak Senin (16/6/2014) pagi yang diduga akibat land clearing atau pembersihan lahan sehingga api terus menjalar dari kelurahan Terkul  menuju kelurahan Batu panjang, 

Pantauan pesisir news , Senin (16/6/2014) sore Jam 18.00 wib Kalpolsek Rupat AKP Jasri Tambing ditempat posko peristrahatnya setelah 9 jam berada di hutan dengan anggota Polsek Rupat dan dibantu  anggota Polres Bengkalis yang terdiri dari 10 orang dan ia   membenarkan adanya kebakaran yang menghanguskan sekitar 30-an hektar lahan. Kesemua lahan itu merupakan lahan perkebunan serta lahan kosong atau belukar yang akan dibuka menjadi areal perkebunan dengan cara melakukan pembakaran.

'Karhutla itu awalnya terjadi di kelurahan Terkul. Kemudian karena cuaca panas dan terik pada sabtu lalu serta tiupan angin, api terus merengsek menuju kawasan lainnya di perbatasan kedua kelurahan tersebut. Akibat pengaruh cuaca,api menyeberang ke kelurahan Batupanjang  dan membakar lahan milik masyarakat ,' terang Jasri

Upaya pemadaman yang dilakukan pihaknya  dengan menerjunkan regu pemadam kebakaran (regdam) anggota perusahaan yang ada di kecamatan Rupat ke tempat kejadian. Petugas yang diterjunkan ke lokasi kebakaran, pada Senin tersebut cukup kewalahan memadamkan api, dikarenakan cuaca yang panas dan angin yang berputar sehingga api terus meluas.

Kendala lain yang dihadapi sambung Jasri, pada saat pemadaman petugas juga mengalami kesulitan ke lokasi, karena jalan yang harus ditempuh nyaris tidak ada. Kesulitan lain adalah tidak adanya air disekitar lokasi kebakaran, sehingga petugas harus menggali tanah untyuk mendapaykan air , serta parit-parit di tempat kejadian juga sudah tidak ada air karena musim kemarau.

'Sampai tadi malam (Senin malam kemarin, red) api masih terus menyala di perbatasan kedua kelurahan tersebut. Kita sudah berupaya maksimal memadamkan si jago merah, tapi cuaca panas, angin puting(berputar), tidak adanya air dan lokasi kebakaran di tengah belukar tanpa jalan menyebabkan api sulit dipadamkan,' tukas Jasri

Pihak  Kalpolsek Rupat dan Damker terus mensiagakan petugas ke lokasi karena masih ada sejumlah lahan yang terbakar. Walau jumlah areal yang terbakar sudah berkurang, namun api diperkirakan masih terus hidup di dalam lahan gambut tebal. Dampak dari karhutla tersebut, belum menimbulkan kabut asap tebal diwilayah kecamatamn Rupat.”(Budi)

Berita Terkait

Lingkungan

Ketua Tp PKK inhil Katerina Susanti Herman Gelar Giat Layanan Gelar Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Lingkungan

Bupati inhil Buka Workshop Dalam Rangka Hari Bhakti dokter Indonesia

Lingkungan

Pemkab Inhil Raih WTP Ke-10, Wabup Yuliantini Ajak ASN Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Lingkungan

Bupati inhil Dukung Reformasi Agraria

Lingkungan

Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Lingkungan

Polres Inhil Salurkan Paket Sembako dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80