Waspadai Perubahan Iklim Berdampak Lingkungan Pesisir

- Kamis, 05 Juni 2014 16:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir062014/1401959776news_17114_1401946179.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

AMBON,PESISIRNEWS.com– Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mengingatkan berbagai komponenmasyarakat di Tanah Air mewaspadai perubahan iklim yang berdampak ketahanan dankelestarian lingkungan pesisir.

“Saya meminta semuapihak memperhatikan kerusakan serta dampak perubahan iklim terhadap ekosistempesisir. Hal ini penting agar kekayaan sumber daya alam dapat terjaminkelestariannya,” kata Menteri dalam sambutan dibacakan Asisten I Setda Maluku,Angky Renyaan, pada peringatan hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Ambon, Kamis (5/6).

Dia mengatakankesamaan pandang dan langkah antara pemerintah pusat dan daerah perlu lebihditingkatkan. Begitu pun keterlibatan masyarakat dan dunia swasta.

Kerusakan danpencemaran lingkungan serta pengelolaan SDA tidak berkelanjutan, dapat menggangguketahanan lingkungan hidup dan akhirnya mengancam kehidupan masyarakat.

Ketahanan lingkunganhidup adalah kunci menjaga jasa ekosistem dan menghindari bencana lingkungankhususnya dampak perubahan iklim.

Ketahanan lingkungan,meliputi upaya pemulihan/perbaikan lingkungan, pengelolaan sumber daya denganmempertimbangkan daya dukung serta daya tampung lingkungannya, sehinggatercapai stabilitas ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.

Menteri Balthasarmenegaskan tema peringatan tahun ini yakni “Satukan Langkah, Lindungi EkosistemPesisir dari Dampak Perubahan Iklim” sangat relevan dengan karakteristikIndonesia sebagai negara kepulauan.

“Kita memiliki 13.466pulau dengan panjang pesisir 95.181 kilometer, tempat bermukim 60 persenpenduduk dan menyumbang 6,45 persen produk domestik bruto nasional,” katanya.

Selain itu kawasanpesisir memiliki potensi SDA sangat menakjubkan yakni 14 persen terumbu karangdunia, 27 persen mangrove dunia serta 25 persen ikan dunia, dengan berbagaibiota yang hidup di dalamnya. Bahkan Indonesia disebut sebagai Marine MegaBiodiversity terbesar di dunia karena memiliki 8.500 spesies ikan, 555 spesiesrumput laut dan 950 spesies terumbu karang,” katanya.

Potensi besar dimaksudharus dikelola optimal bagi kemakmuran rakyat dengan cara yang lestari sertaterus dilindungi dari kerusakan yang menyebabkan penurunan potensinya.

Karena itu, perubahaniklim yang menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan perlu diantisipasi.Perubahan iklim berakibat pemanasan global menimbulkan berbagai dampak terhadapkehidupan.

Kondisi ini ditandaidengan meningkatnya frekuensi hujan dengan intensitas sangat tinggi,ketidakpastian musim hujan maupun kemarau, serta munculnya berbagai bencanaseperti kekeringan, badai, banjir dan longsor.

Pada wilayah pesisirdan pulau-pulau kecil, dampak yang timbul berupa badai, banjir dan kenaikanpermukaan air laut, sedangkan sektor perikanan terjadi perubahan keseimbanganunsur kimia di lautan menyebabkan berbagai ikan di daerah tropis mengalami kematian.

Sedangkan di sektorpertanian mengakibatkan kekeringan, banjir dan perubahan pola hujan menyebabkanpenurunan dua persen produksi pertanian pada dekade ini.

Begitu pun sektorperikanan akibat perubahan keseimbangan unsur kimia di lautan menyebabkan berbagaiikan di daerah tropis mengalami kematian.

Menteri menambahkanberbagai bencana ekologis yang terjadi di Tanah Air hingga saat ini disebabkanpemanfaatan sumber daya alam yang tidak berwawasan lingkungan hidup.

“Oleh karenanya perludilakukan koreksi mendalam agar pengelolaan dan pemanfaatannya dapatmenyejahterakan masyarakat dan tidak menimbulkan bencana. Konsep pembangunanberkelanjutan yang merupakan keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosialdan lingkungan hidup merupakan satu-satunya pilihan wajib kita wujudkan,”tambahnya. (shc)

Berita Terkait

Lingkungan

Ketua Tp PKK inhil Katerina Susanti Herman Gelar Giat Layanan Gelar Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Lingkungan

Bupati inhil Buka Workshop Dalam Rangka Hari Bhakti dokter Indonesia

Lingkungan

Pemkab Inhil Raih WTP Ke-10, Wabup Yuliantini Ajak ASN Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Lingkungan

Bupati inhil Dukung Reformasi Agraria

Lingkungan

Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Pangan

Lingkungan

Polres Inhil Salurkan Paket Sembako dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80