Keasrian Hutan Mangrove Di Negeri Seribu Parit Indragiri Hilir

- Minggu, 17 Januari 2016 20:59 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012016/pesisirnews_Keasrian-Hutan-Mangrove-Di-Negeri-Seribu-Parit-Indragiri-Hilir.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Hutan Bakau Indragiri Hilr Yang Penuh Pesona
PESISIRNEWS.COM, MANDAH - Tak bisa dipungkiri bahwa buatan manusia tak seindah buatan Tuhan, begitu pun hutan mangrove yang tumbuh alami di Pulau Cawan Kabupaten Inhil (Indragiri Hilir) Provinsi Riau. Dengan memiliki ciri khas tersendiri membuat para wisatawan terpesona akan keindahan tumbuhan mangrove tersebut. "Ini hutan magrove yang terindah yang pernah aku lihat, dengan tumbuh secara alami yang memiliki gaya eksotisnya tersendiri," kata Bupati Inhil, HM Wardan, Sabtu (16/1/2016)"Saya kira ini sudah tumbuh 20 sampai 30 tahun lamanya. Tumbuhan mangrove pun terpelihara dengan baik, saya memberikan A plus kepada penduduk pribumi disini yang menjaga hutan ini. Sehingga tak jenuh - jenuhnya pohon mangrove ini terus berkembang secara alami," herannyaOrang nomor satu di kota seribu parit ini berharap kepada masyarakat se-Kabupaten Inhil, untuk menjaga amanah yang diberikan Tuhan dengan cara menjaga maupun melestarikan hutan mangrove ini. "Saya akan berusaha untuk mengembangkan tentunya juga dari dukungan semua pihak. Dan ini akan menjadi kawasan wisata yang memang betul memiliki daya tarik tersendiri," sambungnya.Bukan hanya Wardan yang tercengang dengan keindahan hutan mangrove ini, Kepala DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan), Wiryadi, S.sos Msi pun tak bosan memandangi pohon mangrove yang tumbuh rindang."Di Indonesia sendiri memiliki kurang lebih 79 jenis sepsies pohon mangrove tetapi 60 jenis spesies ini tumbuh di Kabupaten Inhil khusnya ada di Pulau Cawan," ujar Wiryadi sembari melihat pohon pohon mangrove yang tumbuh rindang.Seperti yang diinginkan pemda dengan lihat kesunguhannya untuk melastarikan hutan mangrove, Lanjut Wiryadi, sudah melakukan berbagai hal di antaranya insprastrukurnya sudah terpenuhi"Bukan hanya keasrian hutan mangrove saja tetapi ditambah dengan penduduk pribumi menangkap, ikan, kepiting, udang tengek, dengan cara memancingnya itu menambah ciri khas tradisonal masyarakat disini," tutupnya. (Adv/hum/ziz)

Berita Terkait

Wisata

Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Inhu, Tegaskan Penanganan Kolaboratif

Wisata

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Budiman Tembilahan

Wisata

Cegah Karhutla, Polda Riau Masifkan Sosialisasi hingga Pasar dan Permukiman

Wisata

Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Wisata

Temui Polisi Malaysia, Kapolda Riau Paparkan Gotong Royong Tangani Karhutla

Wisata

Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat