Perdana Digelar, Festival Layang-layang di Pulau Merbau Berlangsung Meriah

Diikuti 52 Peserta se- Meranti
- Senin, 12 Oktober 2015 21:51 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102015/pesisirnews_Perdana-Digelar--Festival-Layang-layang-di-Pulau-Merbau-Berlangsung-Meriah.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Festival Layang-layang Desa Pulau Merbau, tepatnya di Pantai Beting Beras, Kecamatan Pulau Merbau Kepulauan Meranti, Senin (12/10) berlangsung meriah. Festival yang ditaja oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) itu, diikuti 52 peserta se-Kabupaten Meranti.

Ketua Panitia Pelaksana, Ricky Kurniawan, mengatakan bahwa festival layang-layang ini dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, yakni Senin (12/10), hingga Selasa (13/10).

"Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mengikuti festival layang-layang perdana yang kita gelar ini, dimana sebanyak 52 peserta se Meranti bisa hadir dan mengikuti acara ini," terangnya.

Dijelaskan Ricky juga, pada pelaksanaan festival tersebut, pihak panitia menghadirkan 3 dewan juri, dengan rincian, 2 dari Kabupaten dan 1 dari pihak Desa.

"Adapun jenis layang-layang yang diperlombakan dalam festival ini yakni, Layang Wau," sebutnya.

Sementara itu, Camat Pulau Merbau, H Edy M Nur, mengatakan bahwa permainan layang-layang ini merupakan permainan tradisional yang hampir punah. Dimana sudah tidak banyak lagi anak-anak yang bisa membuatnya (layang-layang, red).

"Permainan layang-layang ini merupakan permainan tradisional yang perlu dipertahankan dan dikembangkan. Dalam pembuatan layang-layang juga bisa mengasah ilmu matematika anak. Apalagi, kita mempunyai lokasi pantai begitu bagus yang bisa digunakan sebagai tempat memainkan layang-layang, hanya tinggal pembenahannya saja," ucapnya.

Oleh karena itu, festival layang-layang ini merupakan upaya untuk mengembangkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Meranti. Mengingat, pengembangan potensi pariwisata memberikan konstribusi bagi peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat tempatan.

Menanggapi hal itu, Kadisparpora Meranti, H Ishak Izrai, mengatakan jika pihaknya terus berusaha menggali potensi yang ada di Kabupaten Bungsu di Riau itu, agar Meranti makin maju.

Ia juga mengharapkan peran aktif masyarakat Pulau Merbau, terutama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan para pengunjung yang datang ke pantai beting beras tersebut.

"Kalau untuk pembenahan lokasi pantai ini, memang memerlukan biaya yang sangat banyak. Namun secara perlahan, semua itu pasti akan terwujud," pungkas Ishak mengakhiri.(Adi)

Berita Terkait

Wisata

Lindungi Generasi Muda dari Narkoba, Wakapolda Riau Hadiri Deklarasi Rupat Utara Bersinar

Wisata

Bupati Herman Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Inhil

Wisata

Bupati Herman Minta 18 Pejabat yang Dilantik Percepat Program dan Tingkatkan Kinerja

Wisata

Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Sabu dengan Total Barang Bukti Sekitar 5 Kg

Wisata

Tak Berhenti pada Pengedar Kecil! Polsek Kateman Kembangkan Kasus hingga Ungkap Dugaan 2 Kg Sabu

Wisata

Bupati Herman Turun Langsung Seleksi Calon Komisaris dan Direktur BUMD PT Kelapa Inhil Gemilang