Sebuah Perusahaan Jual Udara Segar senilai Rp 1,4 Juta Untuk Oleh-oleh, Anda Minat??

- Kamis, 18 Oktober 2018 10:57 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102018/pesisirnews_Sebuah-Perusahaan-Jual-Udara-Segar-senilai-Rp-1-4-Juta-Untuk-Oleh-oleh--Anda-Minat---.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Tribuntravel

Pesisirnews.com - Saat plesiran di Selandia Baru, sebuah perusahaan menjual udara segar kalengan sebagai oleh-oleh di Bandara Auckland seharga Rp 1,4 Juta untuk dua kaleng. Minat beli untuk oleh-oleh?

Ketika pelesiran ke suatu negara, tentu traveler tak akan lupa untuk membawa oleh-oleh.

Biasanya, oleh-oleh yang bisa dibeli memiliki banyak ragam.

Mulai dari boneka, pernak-pernik, baju, gantungan kunci, hingga produk kerajinan.

Namun, bagaimana dengan udara segar kalengan?

Yup, kamu nggak salah baca kok.

Pure Fresh New Zealand Air (designtaxi.com)

Setelah sebelumnya dilakukan di China, sebuah perusahaaan di Selandia Baru kini menjual udara segar pegunungan yang dikemas dalam kaleng.

Dikutip TribunTravel.com dari laman This is Insider, perusahaan Kiwiana agaknya kini sedang memanfaatkan udara segar Selandia Baru.

Kiwiana menjual udara segar Selandia Baru dalam kemasan kaleng dengan nama Pure Fresh New Zealand Air di sebuah toko free-duty atau toko bebas pajak di bandara Auckland.

Dengan harga hampir 100 dolar AS untuk dua kaleng, kamu bisa membersihkan paru-parumu dengan udara segar Selandia Baru.

Deskripsi yang tertera pada kaleng udara segar tersebut berbunyi, "New Zealand's unique position in the Southern Ocean means KIWIANA AIR has crossed no major landmass before flowing over the pristine Southern Alps of New Zealand and into this can."

"Posisi unik Selandia Baru yang berada di Samudra Selatan berarti KIWIANA AIR tidak melintas di atas daratan utama sebelum mengalir di atas Pegunungan Alpen Selatan yang masih asri di Selandia Baru sampai ke dalam kaleng ini."

Kaleng udara segar ini juga dilengkapi dengan alat seperti topeng yang melekat agar pengguna dapat menempatkan hidung atau mulutnya untuk menghirup udara segar.

Jurnalis Selandia Baru, Damian Christie melihat 'souvenir' aneh itu dan mempertanyakan tujuannya.

Damian Christie menulis di Twitter, "You've got to be sh---ing me. Also, $98, so not exactly a cute prank gift."

"Anda pasti sedang bercanda dengan saya. Dan dengan harga 98 dolar AS (sekitar Rp 1,48 juta), (itu) bukan hadiah lelucon yang lucu."

Pengguna Twitter pun mulai menanggapi cuitan Damian dan mengkritik perusahaan Kiwiana.

Satu pengguna mengatakan, "Kita telah mencapai puncak kapitalisme!"

Sementara pengguna lain menulis, "Siapa pun yang membeli udara pasti sudah mati otak."

Sementara banyak pengguna media sosial menentang udara segar kalengan ini, host acara TV lokal Today Show membela tujuannya.

Host Today Show, David Campbell berpendapat produk tersebut dapat berguna bagi kota-kota yang sangat tercemar, seperti Beijing di China.

Item ini juga dapat membantu mereka yang menderita alergi karena kondisi udara yang buruk.

Namun, rekan presenternya, Davina Smith, tidak setuju dengan pendapat David.

Davina mengatakan, "Anda cuma ingin membenarkan ini! Ini hanyalah udara dalam kaleng, seharga seratus dolar. Tidak."

Wah, bagaimana menurut kalian, masih berminat membeli udara segar kalengan dari Selandia Baru ini?

Sumber TribunTravel.com

Berita Terkait

Wisata

Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Inhu, Tegaskan Penanganan Kolaboratif

Wisata

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Budiman Tembilahan

Wisata

Cegah Karhutla, Polda Riau Masifkan Sosialisasi hingga Pasar dan Permukiman

Wisata

Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Wisata

Temui Polisi Malaysia, Kapolda Riau Paparkan Gotong Royong Tangani Karhutla

Wisata

Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat