Lari Diatas Tual Sagu Desa Bokor Raih Record MURI

Bupati Buka Ivent Wisata Festival Sungai Bokor
- Selasa, 28 Juli 2015 12:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir072015/pesisirnews_Lari-Diatas-Tual-Sagu-Desa-Bokor-Raih-Record-MURI.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Luar biasa ivent tahunan lari diatas tual sagu yang telah menjadi kebiasaan masyarakat Desa Bokor untuk menghitung jumlah tual sagu, dianugrahi Sertifikat dari Museum Of Record Indonesia (MURI), sebagai peristiwa unik yang diakui belum pernah terjadi dibelahan dunia manapun. Penyerahan sertifikat dilakukan oleh perwakilan MURI kepada Bupati Meranti, Drs H Irwan Msi, sempena pembukaan Festival Sungai Bokor di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Senin (27/7) malam.

Perwakilan MURI menyerahkan Sertifikat MURI, No. 7017/MURI/2015 Kategori Pelopor Lomba Lari Diatas Tual Sagu kepada Bupati Meranti Drs H Irwan Msi, yang disaksikan seluruh masyarakat, serta tamu undangan.

Dalam keterangannya, hasil penilaian perwakilan Lembaga Sertifikasi yang bertugas menghimpun data dan peristiwa superlatif yang terjadi di persada nusantara itu, Sertifkat MURI diberikan karena lari diatas tual sagu merupakan satu-satunya didunia yang layak diberikan Sertifikat Rekor Internasional.

"Lari diatas tual sagu Desa Bokor bukan lagi sebagai Rekor Nasional, sudah sepatutnya dikukuhkan sebagai Rekor Dunia," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Msi, mengucapkan apresiasi kepada masyarakat Desa Bokor yang telah bekerja keras untuk mempromosikan ivent wisata Sungai Bokor yang semakin mendunia, yakni lari diatas tual sagu yang telah berhasil meraih Rekor MURI.

"Saya berharap, ivent tersebut dapat terus dikembangkan dalam rangka meningkatkan kecintaan masyarakat kepada alam dan budaya," harapnya.

Dengan terus dikembangkan dan dipromosikan ivent tersebut, Lanjut Irwan, tentunya dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, "Saya harap kedepan, festival ini dapat terus dilaksanakan dalam situasi yang semakin baik," ungkap Irwan.

Untuk diketahui, Festival Sungai Bokor yang fenomenal itu tidak hanya diikuti oleh sanggar tari melayu nasional seperti Sanggar Sri Melayu dari Pekanbaru, Sanggar Hangtuah Meranti, Sanggar Bathin Galang, Sanggar Panglima Pelalawan, tetapi juga diikuti oleh Sanggar tari dan musik Dendang Anak dari Trengganu Malaysia, diketuai oleh Abangku yang terkenal dengan lagu ciptaanya 'Suci Dalam Debu' yang dipopulerkan oleh Iklim di era 90-an.

"Telah banyak kami keliling Sumatera dan Nusantara Indonesia, hanya di Desa Bokor inilah yang paling unik, kami senang disini dan akan kami kenalkan nanti di Malaysia agar semua bisa datang ke Desa Bokor," ucap Abangku.(Adi)

Berita Terkait

Wisata

Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Inhu, Tegaskan Penanganan Kolaboratif

Wisata

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Budiman Tembilahan

Wisata

Cegah Karhutla, Polda Riau Masifkan Sosialisasi hingga Pasar dan Permukiman

Wisata

Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Wisata

Temui Polisi Malaysia, Kapolda Riau Paparkan Gotong Royong Tangani Karhutla

Wisata

Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat