MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Drs Iqaruddin Msi, bersama Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal, Senin (25/5/2015) membuka secara resmi Festival Sagu Meranti Ke-2 dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2015, di Desa Sungaitohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur.Dalam kegiatan tersebut, Iqaruddin berharap untuk dapat meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat, serta menjadikan sagu Meranti sebagai pangan pokok Nasional."Dari hasil penelitian, sagu meranti merupakan varietas terbaik dengan produksi 276 Ribu Ton pertahun, selain untuk memenuhi kebutuhan Sagu Nasional, Sagu ini juga di ekspor ke Negara-negara di Asia Timur dan Asia Barat," ucap Iqaruddin.Dalam peringatan BBGRM di Kepulauan Meranti, dikatakannya, di tengah-tengah keragaman, untuk selalu menjaga kesatuan dan gotong royong, sebagai jati diri bangsa dalam mewujudkan cita-cita bersama, serta menuju kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi, mengatakan bahwa Festival Sagu Meranti yang merupakan agenda tahunan ini bukan hanya sekedar seremonial belaka tetapi diharapkan dapat memberikan umpan balik dalam rangka mengembangkan kearifan lokal di Kabupaten Kepulauan Meranti."Tanah Rawa Gambut yang dimiliki Meranti sangat sesuai dengan karakter tanaman sagu, sehingga menjadikan Sagu Meranti terbaik didunia," ungkapnya.Ia berharap, potensi sagu di Meranti ini, hendaknya mendapat perhatian serius dari Provinsi dan Pemerintah Pusat, "Kami berharap Pemprov dan Pemerintah Pusat dapat lebih memperhatikan potensi Sagu Meranti, sebagai alternatif pangan Nasional, disamping itu dapat pula sebagai penyelamat ekosistem," terang Helfandi.Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal, berjanji akan memfasilitasi pengembangan potensi Sagu Meranti, "Kegiatan ini dapat menjadi ajang Promosi Daerah, untuk mendukung Kabupaten Meranti menjadi kluster sagu nasional," pungkas Fahmi.Untuk diketahui, dalam Festival Sagu ke- 2 tersebut, terdiri dari 17 stand yang menyajikan berbagai kuliner berbahan sagu diantaranya, Lempeng Sagu, Sempolet, Mie Sagu, Sagu Rendang, Gobak, Golek dan lainnya.Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga ditaja berbagai lomba yang diikuti oleh perwakilan tiap desa, seperti lomba mendorong Tual Sagu, menganyam daun rumbia, dan Lari diatas Tual Sagu. (Adi)