Bikin Haru! Kisah Seorang Siswa Tak Sengaja Bertemu Ayahnya di Penjara Saat Kunjungan Pendidikan

- Rabu, 05 September 2018 23:28 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir092018/pesisirnews_Bikin-Haru--Kisah-Seorang-Siswa-Tak-Sengaja-Bertemu-Ayahnya-di-Penjara-Saat-Kunjungan-Pendidikan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Tipstren.com

Pesisirnews.com - Kisah baru-baru ini jadi viral di media sosial, kisah ini mempertemukan seorang anak sekolah dengan ayahnya di penjara.

Lantas acara sekolah ke penjara yang berada di Thailand tersebut berubah menjadi reuni memilukan bagi seorang remaja laki-laki ketika dia mengenali salah satu narapidana yang tak lain adalah ayahnya sendiri.

Momen mengharukan itu terungkap berawal dari unggahan Facebook yang menyentuh. Postingan Facebook itu menuliskan kalimat: "Dengan terengah-engah berlari ke dalam pelukan." Penjara tersebut terletak di provinsi Rayong, Thailand.

Arom Khunmoung, pemimpin tim Jam Banjeud Rayong ? sebuah organisasi yang mengatur perjalanan pendidikan dan rekreasi untuk sekolah dan perusahaan ? mengatakan dia melihat salah satu dari remaja laki-laki itu dengan sedih berdiri dan menatap seorang tahanan.

Tur ke penjara itu dimaksudkan untuk mengajarkan nilai-nilai moral. Pimpinan tur tersebut akhirnya melihat air mata mengalir di wajah murid laki-laki itu.

Tepat di depan remaja laki-laki itu, seorang narapidana menatapnya dengan wajah yang juga berlinang air mata. "Ada apa nak?" tanya Arom kepada murid itu. Murid itu menjawab, "Guru, itu ayah saya. Saya sangat terkejut."

Arom yang menggambarkan penjara itu sebagai tempat yang "menyedihkan", mengatakan di Facebook bahwa ketika anak itu diminta untuk berbicara dengan ayahnya, dia awalnya berpikir mungkin itu bukan ide yang bagus. Namun, dia akhirnya memberanikan diri bertanya kepada sipir apakah dia boleh menemui ayahnya.

Sipir membolehkannya dia berlari ke ayahnya. Orang-orang sekitar mulai menangis dengan adegan yang menyentuh, melihat mereka berdua berpelukan.

Ayah dari anak remaja itu membisikkan kalimat menyentuh kepada anaknya, "Aku sangat menyesal, aku merindukanmu."

"Ketika aku meninggalkan tempat ini aku akan menjadi ayah yang baik."

"Kamu juga harus menjadi anak yang baik."

Ayah itu kemudian bertanya kepada putranya, "Apakah kamu malu denganku? Apakah kamu merasa malu jika temanmu melihatku di penjara?"

Putranya menjawab, "Tidak, saya sama sekali tidak malu."

Lalu, sang anak untuk menunjukkan rasa hormat menggunakan gerakan tradisional Thailand, remaja laki-laki itu berlutut di lantai untuk bersujud di kaki ayahnya

Sumber TIPSTREN.COM

Berita Terkait

Berita

Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Berita

Temui Polisi Malaysia, Kapolda Riau Paparkan Gotong Royong Tangani Karhutla

Berita

Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat

Berita

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak

Berita

Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung

Berita

Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla