(Pesisirnews.com) - ChatGPT adalah fitur chatbot yang dikembangkan oleh OpenAI, perusahaan riset asal Amerika Serikat (AS) yang bergerak di bidang kecerdasan buatan. Fitur yang satu ini dikembangkan untuk mampu menjawab pertanyaan dan memahami konteks percakapan sehingga menghasilkan teks yang bermakna seperti ucapan manusia.
Karena kecanggihannya itu membuat banyak orang di seluruh dunia mulai tertarik dan ingin belajar menggunakan ChatGPT.
Menurut praktisi IT, menggunakan alat ini sebenarnya tidak begitu sulit. Namun sebagian orang ingin belajar menggunakan platform AI ini dengan bantuan orang lain.
Peluang itu dimanfaatkan oleh seorang pemuda 23 tahun dari AS bernama Lance Junck, untuk memberikan kursus kepada pemula yang ingin menggunakan alat canggih ini.
Kepada Business Insider yang dilansir Jumat, Junck memberitahu bahwa dia meluncurkan kursus onlinecara menggunakan di ChatGPT di platform pendidikan, Udemy, pada Desember 2022.
Pemuda asal Texas ini pertama kali mulai menggunakan ChatGPT pada November 2022, saat alat tersebut dipublikasikan untuk pertama kalinya.
Awalnya, dia terpesona oleh kemampuan generatif yang mengesankan dari chatbot. Jadi, dia memutuskan untuk membuat pengguna mengetahui alat AI yang keren ini dan membantu orang-orang dengan mengajar mereka melalui kursus online.
"Ada kurva belajar yang luar biasa untuk ChatGPT. Saya pikir orang agak takut dengan ChatGPT, jadi saya mencoba membuatnya hangat, menarik, dan mudah didekati,†katanya.
[br]
Kursus online ini mengajarkan mereka dasar-dasar seperti cara berbicara dengan ChatGPT atau menulis prompt pertama Anda untuk itu.
Ada juga pelajaran tentang aplikasi ChatGPT khusus untuk bisnis, pelajar, dan pemrogram. Pengguna juga akan menemukan tutorial tentang cara membuat karya seni menggunakan generator gambar AI - DALL-E 2.
Mereka juga akan menyaksikan saran tentang plug-in ChatGPT terbaik, dan tutorial menggunakan alat GPT-4 terbaru, yaitu versi terbaru yang diperkenalkan oleh OpenAI.
Siswa yang mengikuti kursus online Junck berusia antara 20 hingga 50 tahun. Kelas untuk ChatGPT termasuk mahasiswa dan profesional yang bekerja.
Sebagian besar siswa berasal dari Amerika Serikat, dan beberapa juga dari negara-negara seperti India, Jepang, serta Kanada.
Dari hasil mengajar kursus online cara menggunakan ChatGPT kepada pemula, Junck mendapat pengahasilan sekitar $35.000 (Rp 522, 9 miliar) hanya dalam waktu 3 bulan.
Junck menyebut bahwa dia telah menerima pendaftaran lebih dari 15.000 siswa di kelas online ChatGPT untuk pemula lewat kursus yang dikelolanya.
(PNC)