Sukses Masuki Orbit Mars, Tahun 2117 Uni Emirat Arab Berencana Membuat Permukiman di Mars

- Rabu, 10 Februari 2021 10:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir022021/_9514_Sukses-Masuki-Orbit-Mars--Tahun-2117-Uni-Emirat-Arab-Berencana-Membuat-Permukiman-di-Mars.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Pesawat Hope Probe milik UEA berhasil memasuki orbit Mars pada Selasa (9/2), setelah menempuh perjalanan selama 7 bulan atau 494 juta kilometer. (Daily Express)

DUBAI, Pesisirnews.com - Tahun ini menandai 50 tahun kemerdekaan UEA dari Inggris serta berdirinya federasi UEA, gabungan dari tujuh ke-emiratan, termasuk Dubai.

Tahun ini pula, tepatnya pada Selasa (9/2/2021), menjadi hari bersejarah bagi perkembangan teknologi luar angkasa Uni Emirat Arab (UEA), di mana pesawat luar angkasa milik UEA berhasil memasuki orbit Mars untuk pertama kalinya.

Ini merupakan misi Arab pertama yang berhasil menjangkau Planet Merah dan kelima di dunia. Pesawat Hope Probe memasuki orbit Mars pada Selasa setelah menempuh perjalanan selama 7 bulan atau 494 juta kilometer.

Setelah ini Hope Probe diharapkan akan mengirim data ilmiah ke Bumi yakni tentang atmosfer dan iklim Mars. “Penempatan Orbit Mars sekarang selesai," demikian keterangan Pusat Luar Angkasa Mohammed Bin Rashid, dikutip dari Reuters, Rabu (10/2/2021).

Penguasa Dubai yang juga Wakil Presiden UEA Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum mengatakan, upaya memasuki orbit Mars memiliki kemungkinan gagal 50 persen. Untuk memasuki orbit, pesawat harus membakar sekitar setengah dari 800 kilogram bahan bakar dengan tujuan untuk memperlambat agar tidak melampaui batas kecepatan.

Ini merupakan bagian paling menentukan dari setiap misi ke Mars. "Hari ini adalah awal dari babak baru dalam sejarah Arab, kepercayaan pada kemampuan kita untuk bersaing dengan negara dan pihak lain," demikian komentar Syekh Mohammed begitu pesawat memasuki orbit, dalam cuitan.

[br]

Menteri Negara untuk Teknologi Canggih yang juga Betua Badan Antariksa UEA Sarah Al Amiri mengatakan, butuh waktu beberapa pekan untuk mulai mengumpulkan data dan gambar. Data dan gambar akan dirilis untuk umum pada awal September ini.

Selain pesawat Hope Probe UEA, ada dua misi luar angkasa ke Mars lainnya akan memasuki orbit dalam waktu dekat yakni milik China dan Amerika Serikat (AS).

Misi Mars Emirates menelan biaya sekitar 200 juta dolar AS (2,7 triliun lebih). Hope Probe diluncurkan dari pusat luar angkasa Jepang bertujuan memberikan gambaran lengkap mengenai kondisi atmosfer serta mempelajari perubahan musim.

Program Mars merupakan bagian dari upaya UEA untuk mengembangkan kemampuan ilmiah dan teknologi serta mengurangi kebergantungannya pada minyak. Badan Antariksa UEA berencana membuat permukiman di Mars pada 2117.

Sumber: (inews.id)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Tekno

Kesiapan Mental: Kunci untuk Berkembang dalam Karier Profesional Anda

Tekno

Jangan Katakan 4 Hal Ini Untuk Mendidik Anak Agar Menjadi Sukses

Tekno

Bisakah Manusia Berhubungan Seks di Luar Angkasa? Ini Jawaban Mantan Astronot NASA

Tekno

Netizen Heboh dengan Kabar Kelahiran Anak Marshel Widianto dengan Cesen Eks JKT48

Tekno

Sukses Dijalankan Pemerintah Indonesia, Program Kartu Prakerja Tarik Minat Negara Lain

Tekno

Sambut Pemilu 2024, Relawan Anies Baswedan Usulkan Festival Mars Pemilu