MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Ariska Ikhyandi Meza Atlet Meranti, berhasil mengharumkan nama Kabupaten Meranti dan Provinsi Riau di Kancah Internasional.Bagaimana tidak, wanita yang tercatat sebagai atlet takrau Meranti ini, akan mewakili Indonesia mengikuti kejuaraan tingkat Internasional di Brunaidarussalam pada pertengahan November ini.Ariska yang saat ini sedang mengikuti pembinaan di Pusat Pelatihan dan Latihan Pelajar (PPLP) Pekanbaru itu, telah menorehkan prestasi dibidang olahraga sepak takraw. Sejumlah penghargaan telah dia dapatkan.Diantaranya, emas, perak dan perunggu yang diraihnya pada pekan olahraga pelajar derah (Popda), pekan olahraga pelajar di Jambi, Pekan olahraga nasional di Bandung, Jawa Barat, mewakili Provinsi Riau serta mewakili PPLP Pekanbaru di Palu dan Gorontalo.Meskipun telah mengharumkan nama daerah, namun Ariska belum merasakan adanya perhatian penuh dari pemerintah Kabupaten Meranti. Baik dalam pembinaan maupun sarana."Saya berharap ada perhatian lah dari pemda, terutama pembinaan maupun sarana. Kalau dibina dengan baik, maka atlet sepak takraw dari daerah kita sangat banyak dan ini dapat mengangkat nama daerah itu sendiri," katanya, Jumat (6/11).Menekuni dunia olahraga dibidang sepak takraw ini, ia jalankan sejak masih duduk dibangku SMP. Pahit manis telah ia rasakan. Bahkan, pengalaman pahit yang dirasakannya ketika dirinya mengikuti seleksi di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Meranti."Setelah seleksi, saya dinyatakan lolos dan keesokan harinya akan diberangkatkan ke Pekanbaru. Tapi secara tiba-tiba, saya dibatalkan oleh panitia tanpa alasan jelas. Saat itu, saya sempat patah semangat dan stres," ujar anak kedua dari tiga bersaudara ini.Meskipun demikian, ayahnya tetap memberikan dia semangat hingga menitipkannya di PPLP Pekanbaru hingga saat ini."Sebagai orang tua, tidak tega melihat anak diperlakukan seperti itu. Namun saya tetap memberikan semangat. Karena saya tahu, Ariska punya bakat dibidang sepak takraw. Makanya saya titipkan ke teman saya yang ada di PPLP," kata Janefe Meza.Berkat doa serta kerja keras dan dukungan dari sang ayahnya, Ariska dapat membuktikan kepada semua orang, khususnya pemerintah Meranti dalam bidang olahraga sepak takraw."Apapun yang dilakukan terbaik, tentu kita sebagai orang tua akan mendukung secara penuh. Bahkan sepatutnya harus saya beli setiap bulannya. Ini lah salah satu perhatian kami terhadap dunia olahraga. Dan kita berharap, ini dapat menjadi contoh bagi anak-anak lainnya," ungkap Janefe.Tempat Terpisah, Kepala Dinas Pariwiata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Meranti, Ishak Izra'i, mengatakan pada dasarnya dinas yang dipimpinnya itu menyediakan sarana dan prasarananya."Untuk pembinaan setiap cabor, itu dilakukan KONI. Namun itu juga tergantung anggarannya. Kalau ada anggaran, tentu semuanya akan berjalan dengan baik. Kalau kami, terkait sarananya. Namun karena keterbatasan dana, kita juga tidak bisa berbuat banyak," ungkapnya.Untuk mendukung prestasi dibidang olahraga ke depan, Lanjut Ishak, pihaknya akan mengajukan tambahan anggaran. Sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai sekaligus menjadi motifasi bagi para atlet yang lainnya."Meskipun kita kekurangan dana, tapi setiap tahunnya kita tetap memberikan bonus kepada setiap atlet berpretasi," ujar Izra'i yang juga sebagai Ketua sepak takraw Kabupaten Meranti ini.(Adi)