MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Olahraga merupakan peradaban paling tua sejalan dengan peradaban manusia yang mulai dikelola baik pada abad 16 zaman Napoleon. Bola dapat menjadi pelajaran dan hikmah yang diberikan oleh tuhan.
"Perlawanan hanya terjadi dilapangan, diluar lapangan adalah saudara karena kemenangan secara tidak langsung dikarenakan ada yang kalah," ujar Penjabat (Pj) Bupati Meranti, H Edy Kusdarwanto, saat membuka resmi tournament sepak bola piala Camat Tebingtinggi Timut, Kamis (29/10) kemarin.
Edy berharap dalam kompetisi yang akan dilaksanakan tetap didasari rasa kebersamaan dan sportifitas.
Sementara itu, Camat Tebingtinggi Timur, Elfandi, menjelaskan bahwa kegiatan ini atas inisiatif dari 10 Kades di Tebingtinggi Timur. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Bola Sungai Tohor itu, Lanjutnya, diikuti sebanyak 60 club yang berasal dari Meranti, Pelalawan, Siak, dan Kepulauan Meranti.
"Kedepan, kami harapkan ivent ini dapat diikuti lebih banyak klub lainnya," harapnya, yang berjanji akan mengembangkan turnamen lainnya dalam menjaring bibit atlit di Kepulauan Meranti.
Senada dengan Pj. Bupati, Elfandi juga meminta kepada semua club yang berkompetisi dapat bertanding sportif, agar mulai awal hingga berakhirnya pertandingan tetap kondusif.
"Dalam pertandingan yang ada hanya perlawanan bukan permusuhan, jadi tetap junjung sportifitas," harapnya.(Adi)