MADINA, PESISIRNEWS.COM - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Lingkar Pemuda dan Mahasiswa Mandailing Natal (LPM-MADINA) menggeruduk kantor KPU Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (5/11/2015). Dengan menggunakan alat peraga berupa bendera merah putih, alat pengeras suara toa dan spanduk bertuliskan “Ketua KPU Kabupaten Mandailing Natal pilih mundur secara terhormat atau dipaksa turun “.Koordinator aksi Faisal Ardiansyah Chaniago yang juga sebagai Ketua Umum DPD M-Four Madina dalam orasinya menuntut meminta Ketua KPU Kabupaten Mandailing Natal Agus Salam Nasution, S.Hi untuk turun dari jabatannya karena dinilai telah gagal dalam memimpin KPU Kabupaten Mandailing Natal dalam menciptakan Pilkada yang bersih, jujur dan bermartabat.Selain itu, meminta Ketua KPU Kabupaten Mandailing Natal Agus Salam Nasution, SHi untuk segera meminta maaf secara tertulis dan melalui media elektronik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal karena dinilai telah melakukan penghinaan terhadap Adat Budaya dan salah satu Tokoh Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal yaitu Bapak Willem Iskandar dengan memakaikan atribut pakaian adat mandailing serta ulos mandailing kepada sembarangan karikatur dan mengganti nama Jalan Willem Iskandar dengan nama Jalan Dalan Lidang dalam Surat Undangan Debat Kandidat tanggal 04 Nopember 2015.Ditambahkan Faisal, kepada Aparat Penegak Hukum untuk mengaudit anggaran KPU Kabupaten Mandailing Natal yang berjumlah puluhan Milyar bersumber dari uang rakyat (APBD Kabupaten Mandailing Natal). (Red)
Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI