MEDAN, PESISIRNEWS.COM - Sebuah billboard setidaknya berukuran 4 x 6 meter di jalan Suprapto, Medan, mengundang perhatian publik kota Medan, sejak kemarin, (2/11). Pada sebuah baliho tersebut terpampang foto Tengku Erry Nuradi, yang dipasang berjejer dengan Presiden Jokowi dan sejumlah menteri kabinet kerja.
Bila dilihat sekilas tidak ada yang salah dengan foto dan nama orang-orang yang wajahnya diabadikan di baliho itu. Namun bila dilihat secara cermat ada kesalahan penulisan. Jabatan Tengku Erry yang tertera adalah Gubernur Sumut. Padahal saat ini Gubernur Sumut non aktif, adalah Gatot Pujonugroho.
Di baliho raksasa itu hanya jabatan Tengku Erry yang “diduga” salah penulisan.
Posisi baliho yang berada di atas badan jalan tersebut membuat baliho tersebut mudah dilihat. Dari tulisan yang tertera di baliho itu, pihak yang bertanggungjawab membuat baliho adalah tim staf khusus menteri pekerjan umum dan perumahan rakyat.
Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Sumut, Jumsadi Damanik mengaku tidak mengetahui mengenai kesalahan penulisan jabatan Wakil Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi di sebuah baliho di jalan Suprapto. Di baliho itu tertulis jabatan Tengku Erry adalah Gubernur Sumut.
"Saya belum tahu ada baliho itu," katanya.
Jumsadi mengaku baru mengetahui adanya baliho yang salah menuliskan nama Tengku Erry di baliho dari wartawan.
"Memang dimana itu (baliho) posisinya," katanya.
Jumsadi sempat merasa ragu sesaat setelah wartawan memberikan informasi adanya kesalahan penulisan nama tersebut. Menurutnya mungkin wartawan salah lihat.
"Plt (pelaksana tugas) gubernur itu bukan gubernur," katanya seakan berusaha memberikan klarifikasi.
Namun saat diterangkan bahwa benar memang terjadi kesalahan penulisan nama wakil gubernur, Jumsadi mengatakan akan segera melakukan pengecekan.
"Baik. Saya cek dulu," katanya.(red)Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI