Stok Hewan Kurban di Dumai Capai 1.500 Ekor

- Senin, 14 September 2015 20:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir092015/pesisirnews_Stok-Hewan-Kurban-di-Dumai-Capai-1.500-Ekor.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Hewan Kurban

PESISIRNEWS.COM, DUMAI - Kebutuhan hewan kurban untukIdul Adha 1436 H / 2015 M di Kota Dumai diperkirakan masih mencukupi. Dimana, stokhewan kurban tahun ini berjumlah 1.500 ekor dan jumlah tersebut sama dengantahun sebelumnya.

" Kita memprediksi kebutuhan hewan kurban tahun inimasih sama seperti tahun sebelumnya untuk itu kebutuhan hewan kurban masihmencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat Dumai," ujar Kepala DinasPeternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) Kota Dumai, H. Syafrizal.

Menurut Syafrizal, dari jumlah 1.500 ekor hewankurban, total populasi sapi di Kota Dumai hanya 20 persennya atau sekitar 300ekor, sisanya didatangkan dari luar daerah seperti Jawa, Lampung, Sumbar danMedan.

Meski demikian, Syafrizal mengakui, hingga saat inimasih belum bisa memperkirakan apakah jumlah hewan kurban tahun ini akanmengalami kenaikan atau penurunan sebab harga hewan kurban mengalami kenaikancukup tinggi.

" Harga sapi tahun ini berkisar dari Rp.13 juta hinggaRp.16 Juta," bebernya.

Terkait pemeriksaan kesehatan hewan kurban, Syafrizalmengaku sudah membentuk petugas pemeriksaan kesehatan hewan kurban agar daginghewan kurban layak konsumsi dan tidak menularkan penyakit berbahaya ke manusia.

" Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban,Disnakkanla Kota Dumai sudah membentuk tim pemeriksa kesehatan hewan kurban.Tim terdiri dari 10 orang dokter hewan dan 40 para medis dibantu sarjanapeternakan," imbuhnya.

Pemeriksaan akan dibagi menjadi dua tahap, tahappertama petugas medis akan melakukan pemeriksaan fisik, jika lulus tes fisiksapi atau kambing akan diberi stempel dan surat keterangan sehat. Untukpemeriksaan fisik akan dilakukan diseluruh pusat penjualan sapi dan kambingdikota Dumai.

Pemeriksaan akan dilaksanakan di lokasi penampunganhewan kurban, setelah diperiksa Disnakkanla akan mengeluarkan Surat KeteranganKesehatan Hewan (SKKH).

Tahap selanjutnya, tim akan melakukan pemeriksaandaging hewan kurban, untuk tahap kedua pemeriksaan dilakukan setelahdilaksanakan pemotongan. Tim akan mengambil hati dan darah hewan kurban untukdiperiksa. jika hewan tersebut terinfeksi penyakit berbahaya akan langsungdimusnahkan.

Pemeriksaan daging hewan kurban akan dilakukan diMasjid dan tempat pemotongan hewan kurban yang ada dikota Dumai, dan saat inipetuas Disnakkanla tengah melakukan pendataan tempat penampungan dan pemotonganhewan kurban idul Adha.

" Mudah-mudahan pemeriksaan kesehatan ini dapatmenghindari berbagai penyakit yang dapat ditularkan dari hewan kurban kemanusia atau yang disebut dengan zoonosi," tutupnya.(CP)

Berita Terkait

Sosial

Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi

Sosial

Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan

Sosial

Hadiri Maulid Nabi, Plh Bupati Yuliantini Resmikan Gedung BKMT Desa Tanjung Raja

Sosial

Plh Bupati Yuliantini Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pulau Burung

Sosial

Pemanfaatan Blade Server Dinkes Dipercepat untuk Dukung Kebutuhan Seluruh OPD

Sosial

Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan