PESISIRNEWS.COM, TEMBILAHAN - Dalam rangka mewujudkan keharmonisan dan peningkatan persaudaraan antara sesama umat beragama, Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar pertemuan antara tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Inhil di Aula Kantor Bupati lantai 5, Senin (14/9).
Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati HM.Wardan, unsur Forkopimda, Anggota DPRD, Kabid Kesbapol Provinsi Riau serta Kaban Kesbangpol Kabupaten Inhil serta 50 orang yang terdiri dari tokoh masyarakat dan agama Inhil yang berasal dari 20 Kecamatan.
Pertemuan ini bertujuan mensingkronkan pendapat tentang peran kebersamaan dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga dapat memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa dalam wilayah Kabupaten Inhil khususnya dan Negara Kesatuan RI pada umumnya.
"Selalu bermusyawarah, sehingga dapat selalu menjaga keadaan yang kondusif, di samping itu kita harus tetap waspada dan mawas diri karena, kerukunan adalah sesuatu yang sangat dinamis dan dapat cepat berubah," sebut bupati.
Oleh karena itu, kerukunan umat bergama harus selalu dijaga dan dipelihara. Bupati menambahkan jika sekarang ini, tidak perlu lagi membuang energi untuk mempermasalahkan dan memperdebatkan perbedaan keyakinan agama.
"Yang terpenting kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada," imbuhnya.
Sedangkan Kabid Ketahanan Ekonomi Budaya, Agama dan Kemasyarakatan Kesbangpol Provinsi Riau Hermansyah, SE, mengatakan Kesbang Provinsi Riau selalu berperan aktif membangun keamanan, ketertiban, menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Singkronisasi kabupaten kota sangat diharapkan dalam keberadaan Forum Komunikasi Umat Beragama sampai ke akar rumput selalu diperlukan. Membangun satu keharmonisan tidak bisa serta merta, perlu upaya berkelanjutan karena gesekan itu akan selalu ada," pesannya. (Adv/humas/zul).