BENGKALIS, PESISIRNEWS.COM – Beberapa waktu lalu, tepatnya Selasa (11/8/2015), Bengkalis dinobatkan sebagai Kota Layak Anak (KLA), oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Hal ini menandakan bahwa kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga dan melindugi anak cukup tinggi. Kendati demikian, Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie meminta kepada instansi terkait maupun seluruh warga di negeri junjungan agar tidak berpuas diri terhadap penghargaan yang diproleh. "Memang tahun ini Bengkalis sudah mendapatkan penghargaan sebagai LKA, namun masih ada lagi musuh besar kita semua yang harus dan perlu kita perangi. Karena musuh ini lah nanti yang akan merusak anak kita kedepannya," ujar Pj Bupati saat menyerahkan tropi penghargaan LKA kepada Kepala BPPKB Kabupaten Bengkalis H Mustafa, Selasa (2/9/2015). Pj Bupati Bengkalis menjelaskan, bahwa musuh yang dimaksud adalah narkoba, karena barang haram ini dinilai sangat membahayakan generasi bangsa yang bakal menjadi pemimpin-pemimpin dimasa yang akan dating. "Mari kita musuhi dan perangi narkoba," ujar Harrofie berkali-kali dengan menggunakan pengeras suara dihadapan ratusan masayrakat saat penyerahan tropi yang langsung dilakukan Pj Bupati ini bersamaan dengan kegiatan memperingati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-12, Peringatah Hari Kesatuan Gerak PKK ke-43, serta Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Bengkalis Tahun 2015 yang dipusatkan di Desa Perapat Tunggal Kecamatan Bengkalis. Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak semua pihak untuk senantiasa dan mengawasi lingkungan tempat tinggal dari masuknya peredaran narkoba. Apalagi Kabupaten Bengkalis dikabarkan sudah berada pringkat kedua darurat narkoba seProvinsi Riau. "Anak-anak kita adalah adalah pemegang estafet dan penerus perjuangan yang akan mengisi pembangunan daerah, bangsa dan negara di masa depan. Karena itu, saya mengajak semua pihak untuk sama-sama memerangi narkoba," tutup Ahmad Syah.(Bud)