TEMBILAHAN, PESISIRNEWS.COM - Beberapa orang manajemen PT RIAU Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang menghadiri peringatan puncak Hari Pers Nasional (HPN) Riau tahun 2015 di Tembilahan meninggalkan hotel tanpa membayar uang penginapan.Manajemen Hotel Du Best Tembilahan tempat mereka menginap menyampaikan kepada Panitia HPN Inhil, bahwa kamar hotel yang disewa beberapa orang dari PT RAPP tidak mau membayar dan membebankan kepada Panitia."Mereka tidak mau membayar dan langsung pergi, dengan alasan panitia yang akan membayarkan, "kata salah seorang manajemen Du Best Hotel kepada Panitia HPN Inhil.Mendengar penyampaian manajemen hotel tersebut, salah seorang panitia terkejut, karena pihak RAPP jauh hari telah pesan hotel kepada Panitia dimana pihak RAPP lah yang akan membayar."Memang tidak punya urat malu, jauh hari pesan kamar dan berjanji akan bayar sendiri, kenyataannya justru membebankan panitia, kami sih bisa saja membayarkan kamar itu, tapi nama besar PT RAPP itu ternyata tidak bermanfaat dan hanya membuat malu," tukas Fadli, seorang panitia yang dimintai manajemen RAPP carikan kamar hotel.Kejadian ini juga sempat dilaporkan kepada beberapa pengurus PWI Riau yang juga ikut memintakan agar panitia lokal Inhil carikan tiga kamar hotel untuk manajemen PT RAPP dengan janji PT RAPP lah yang akan bayar, namun sejauh ini juga tidak ada konfirmasi balik."Ini yang namanya tidak punya malu dan tidak tahu rasa terima kasih, sudah dikasih penghargaan justru kelakuannya membuat semakin tidak mencerminkan nama besar perusahaan, "ujar M Yusuf, Ketua PWI Inhil, Senin (11/5/2015).Jelasnya, dana sekecil itu masih juga diembat, sehingga kami nilai oknum tersebut tidak layak dipertahankan, dan kalau PT RAPP tidak bertanggung jawab, kami juga menilai penghargaan terhadap perusahaan dicabut saja, karena tidak bermanfaat. (Zul)