MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Saat menuju pelaksanaan MushabaqahTilawatil Qur'an (MTQ) ke- 3 Tingkat Kecamatan Tasik Putri Puyu, Desa Mengkirau, beberapa waktu lalu, gerakan Irwan terhenti di salah satu rumah warga Mengkirau Laut, Desa Mengkirau.
Berhentinya Bupati Irwan di rumah tersebut, merasa terharu dengan kondisi rumah yang tanpa jendela, dan beberapa pintu itu.
"Assalamu'alaikum," ucap Irwan saat ingin masuk ke rumah tersebut.
"Waalaikum salam," sambut pemilik rumah yang langsung bergegas naik ke rumah karena malu ketemu dengan orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu, dengan pakaian sangat sederhana yang ia kenakan.
"Ibuk mengapa rumah ini tidak ada jendela?, bahaya kalau ada maling," ucap Irwan.
Apsah (65) pemilik rumah tersebut, mengatakan Wa'alaikum Salam, saya tinggal sendirian di rumah ini, suami saya sudah meninggal, sementara anak perempuan saya sudah berkeluarga.
"Ibu di rumah ni tinggal sendiri, tak ade lagi yang nak ngurus rumah ni. Suami ibu dah lama meninggal, dan anak ibu satu-satunya pun dah menikah (berkeluarga)," terang ibu Apsah.
Mendengar hal itu, Bupati Irwan merasa sangat kasihan sekali. Sehingga ia memanggil Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti Izhar, untuk segera membantu keluarga ibu Apsah tersebut.
"Nanti, ibuk serahkan Kartu Keluarga (KK) ke Rukun Tetangga (RT), dan RT akan menyerahkan ke pak Izhar. Akan kita coba bantu pengadaan jendela dan pintu rumah ibuk yang kurang ini. Kalau atap rumah ibu bocor, akan kita adakan seng nantinya supaya tidak bocor," ucap Irwan.
Dalam kesempatan itu, Apsah mengucapkan terima kasih kepada Bupati Irwan karena telah membantunya.
"Terima kasih banyak pak, semoga bapak selalu dimudahkan rezekinya, dan dipanjangkan umur oleh Allah Swt," ucap Apsah.
Lanjut Irwan, dengan rezeki yang sedikit ini buk, semoga bermanfaat bagi keluarga ibuk," ucap Irwan mengakhiri.
Selanjutnya Irwan beserta rombongan meninggalkan rumah tersebut, dan menuju ke Desa Mengkopot, untuk meninjau pembangunan masjid yang dibangun oleh keluarga almarhum H Yusa. (Adi)