MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Bangunan SMPN satap (satu atap) Dusun 1, Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti, sungguh sangat memprihatinkan. Pasalnya, dari bangunan tersebut terlihat plafon ruang kelas sudah rapuh dan nyaris ambruk.
Sekolah yang berada di daerah terpencil ini, bukan lagi sekolah swasta, melainkan sekolah negeri, yang seharusnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti.
Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN satu atap Pulau Merbau, Abdul Jabar.SPd, kepada wartawan Kamis (7/5/2015) kemarin, mengatakan bahwa SMPN satu atap ini masih kekurangan ruang belajar.
"Ruang belajar di sekolah ini masih kurang, diantaranya belum memiliki ruang kelas III, dengan jumlah murid 43 orang, yakni kelas I berjumlah 23 murid, dan kelas II 20 murid," ungkap Abdul.
Dia juga menjelaskan, keseluruhan guru yang mengajar di sekolah tersebut berjumlah 13 orang, dan hanya 2 orang guru yang sudah PNS.
"Tolong kepada Pemerintah atau Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, diharapkan dapat memberikan bantuan berupa pembangunan ruangan kelas yang baru, karena dengan jumlah siswa yang terus meningkat sekolah ini tidak bisa menampung siswa dengan maksimal kedepannya," harapnya. (Adi)