Akibat Karhutla, Kabut Asap Kembali Meyelimuti Kota Dumai

- Selasa, 21 April 2015 16:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir042015/pesisirnews_Kabut-Asap-Kembali-Meyelimuti-Kota-Dumai.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
illustrasi
PESISRNEWS.COM, DUMAI - Kembali terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai, membuat kembali hadirnya kabut asap yang menyelimuti dan mengkontaminasi udara Kota Dumai.Dikatakan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai Tengku Izmet melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Dumai M.Rasyid Ridho, bahwa sesuai pantuan satelit NOAA yang telah ditebitkan pada Senin (20/4) sore kamerin, bahwa di Kota Dumai terpantau terdapat lima (5) titik hotspot."5 titik hotspot yang telah terpantau oleh satelit NOAA pada Senin kemarin tersebut diantaranya adalah 3 hotspot terdapat di Kelurahan Basilam Baru Kecamatan Sungai Sembilan, dan 2 hotspot terdapat di Kecamatan Bukit Kapur tepatnya Kelurahan Kayu Kapur, sementara untuk hasil titik hotspot pada hari ini (Selasa,red) belum kita dapati, sebab data tersebut baru akan dikirim oleh Pusat secepat-cepatnya pada pukul 17:00 WIB," katanya, Selasa (21/4).Sementara itu, terkait titik api yang ada di Kota Dumai, dijelaskan oleh Ridho bahwa pada Senin (20/4) kemarin, di Kota Dumai sendiri ada terdapat 5 titik api. "5 titik api tersebut diantaranya tersebar di Bagan Besar 1, Meranti Darat 1, BTN Dumai Baru 1, Bagan Besar tepatnya Simpang Kompi 1, dan diperbatasan Bagan Keladi 1, dan bedanya titik api dan titik hotspot adalah titik api tidak terpantau oleh satelit NOAA berbeda adanya dengan titik hotspot," jelasnya.Kemudian dilanjutkan Ridho, bahwa Selasa (21/4) ini pihaknya telah memantau kondisi lapangan Kota Dumai terkait adanya penyebar luasan Karhutla ataupun titik api, dan ternyata hari ini pihaknya kembali mendapati adanya titik api, "hari ini (Selasa,red) sesuai pantauan tim BPBD Kota Dumai, telah didapati sebuah titik api yang berada di Bagan Keladi atau disekitar kawasan Polsek Dumai Barat," tutupnya.Sementara Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai Bambang Sutriyanto, mengatakan bahwa saat ini pihaknya belum dapat memastikan bagaimana keadaan ataupun kondisi udara Kota Dumai saat ini memasuki kategori apa dan bagaimana."Saat ini kami belum dapat memastikanuntuk data Indeks Standar Pencemaran Udara sendiri, sebab KLH Kota Dumai belum hingga saat ini belum menerima data ISPU yang biasanya selalu diberikan oleh PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) pada pukul 17:00 WIB," kata Bambang.Pantauan Pesisir Pos, meski hari sudah mulai petang dan matahari tak menyongsong tinggi lagi, namun kabut asap tersebut masih tampak dan terasa meski sudah menipis, dan biasanya kabut asap tersebut akan kembali menebal ketika sudah memasuki waktu malam hari, dini hari, hingga pagi hari menjelang matahari menyongsong lebih tinggi.


Tag:

Berita Terkait

Sosial

Hotspot Terpantau, Polisi Tangkap Pria Diduga Membakar Lahan di Kateman

Sosial

Polda Riau Tangani 55 Kasus Karhutla, 55 Orang Jadi Tersangka

Sosial

Cegah Karhutla, Polda Riau Masifkan Sosialisasi hingga Pasar dan Permukiman

Sosial

Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Sosial

Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung

Sosial

Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan