RUPAT, PESISIRNEWS.COM - Selisih paham yang terjadi antara pemuda Terkul dengan pemuda Batupanjang Kecamatan Rupat yang berujung terjadinya pemukulan, Jumat (17/4/2015) malam, saat bermain DOmino bersama di salah satu rumah warga kelurahan Batupanjang, akhirnya berujung berdamai. Adanya kesepakatan Perdamaian bersama, merupakan hasil kerja LAMR Rupat. Dari hasil mediasi yang dipimpin langsung Ketua LAMR, Muhammad yang didampingi para pengurus LAMR Kecamatan Minggu(19/4/2015) Siang Di Gedung LAMR Kecamatan Rupat. Dalam pertemuan mediasi yang dihadiri Lurah Batupanjang Zahidin, Lurah Terkul, Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Rupat Nurizan, Ketua Pemuda Dua Kelurahan, Perwakilan tokoh masyarakat dari dua Kelurahan, serta dihadiri korban pemukulan. Adapun bunyi kesepakatan perdamaian antara lain. Sdr. Efendi (Masyarakat Kelurahan Terkul) dengan Sdr M.Aswad Bin M.yakuf Masyarakat Kelurahan Batupanjang), di Gedung LAMR Kecamatan Rupat, saat dibacakan oleh lurah Terkul Burhan mengatakan " Kepada Saudara Efendi dibebankan untuk membuat nasi Kunyit dengan memontong/menyembelih Ayam dan mengobati luka pada bibir saudara M.Aswad (korban pemukulan).Lanjutnya bagi pihak saudara M.Aswad bin M.yakuf menerima baik dengan keputusan ini dan dikemudian hari kami kedua belah pihak tidak ada dendam diantara kami"dan dilanjutkan menandatangani hasil kesepakatan dan disasikan oleh ketua LAMR Kecamatan Rupat, Lurah Batupanjang ,Lurah Terkul. Dan Ketua Pemuda pancasila Kecamatan. Rupat" ungkapnya Selanjutnya dari pihak Saudara Efendi dan M.Aswad terakhir beramaaf-maafan dengan bersalaman, dan Dilanjutkan Menbaca doa Bersama."(Budi)