Pengurus KWPK Sambangi Kediaman Suknia Clarisa Wilujah Amanda

- Senin, 16 Maret 2015 20:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir032015/pesisirnews_Sejumlah-Anggota-Pengurus-KWPK--Sambangi-kediaman-Suknia-Clarisa-Wilujah-Amanda-.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Suknia Clarisa Wilujah Amanda
SELATPANJANG - PESISIRNEWS.COM –  Sejumlah anggota pengurus Koalisi Wartawan Peduli Kasih  (KWPK) Kabupaten Kepulauan Meranti, menyambangi kediaman Sukrian warga Jalan Hidayah, RT 02 Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk melihat langsung kondisi seorang bayi berusia 5 bulan, Suknia Clarisa Wilujah Amanda. Senin (16/03/2015) siang.Suknia Clarisa Wilujah Amanda  (Balita yang baru berusia 5 bulan), merupakan anak dari pasangan suami istri Sukrian dan Alaina Yusnita, bayi mungil tersebut mengidap penyakit penyumbatan saluran empedu dari hati ke kandung empedu (atresiablier). Kunjungan yang dilakukan oleh KWKP juga sekaligus guan mencari solusi, atas permasalahan yang dihadapi oleh bayi munggil yang baru berusia 5 bulan itu.Ketua Koalisi Wartawan Peduli Kasih  (KWPK)  Kabupaten Kepulauan  Meranti, Sawalluddin dan Wakil Ketua KWPK, Syamsidir Atan yang di dampingi Sekretaris  KWPK, Ahmad yuliar  yang juga merupakan Ketua  Persatuan Wartawan  Indonesia (PWI) Kepulauan Meranti, Kepada awak media menyebutkan, bahwa kedatanganya ke rumah kediaman  keluarga  Sukrian ayah dari Suknia Clarisa Wilujah Amanda, guna mencari solusi bagaimana agar bayi 5 bulan tersebut dapat berobat dan sembuh total. Ahmad Yuliar juga mengatakan bahwa, pihaknya berencana akan melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya  pengobatan Suknia Clarisa Wilujah Amanda, akan tetapi sebelumnya akan diadakan rapat terlebih dahulu dengan seluruh anggota pengurus KWPK.Sementara itu menurut Syamsidir, penggalangan dana tidak lain hanya untuk membantu korban, sebab  "Biaya  untuk menjalankan pengobatan penyakit yang  diderita  oleh bayi  5 bulan itu sangat  mahal, yakni sekitar 2 Milyar. Dan berdasarkan informasi  yang diterima,  untuk pengobatan penyakit tersebut,  hanya ada di Negara jepang.""Sebelumnya kita juga sudah menyampaikan kabar duka ini kepada Bupati Irwan tetang kondisi yang dialami oleh keluarga Amanda, dan bupati sangat prihatin atas kondisi  yang diderita oleh  bayi munggil yang baru berusia 5 bulan itu"ungkapnya.Sukrian ayah dari  Suknia Clarisa Wilujah Amanda mengaku  tidak mampu untuk membiayai pengobatan anaknya itu. "Jangankan ingin mengeluarkan biaya pengobatan anak saya ,untuk kebutuhan sehari-hari saja kita pas-pasan," ungkap sukrian yang merupakan pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar Selatpanjang.Untuk itu, KWPK juga mengajak para dermawan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti maupun yang berada diluar Meranti untuk dapat bersama-sama mendonasikan rizkinya untuk biaya pengobatan Suknia Clarisa Wilujah Amanda. Bagi yang ingin membantu, dapat melalui KWPK atau langsung datang ke Kantor PWI di Jalan Dorak Selatpanjang, atau dapat menghubungi orang tuanya  Amanda di Hp: 081276506478 / 08127644959 atau bisa langsung datang di rumah kediaman sukrian. (wir)


Tag:

Berita Terkait

Sosial

Polres Kepulauan Meranti Patroli Gabungan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Sosial

Disdik: Senin Depan UN Susulan bisa Dilaksanakan

Sosial

Pedagang Pakaian Bekas di Dumai Terancam Gulung Tikar

Sosial

Pendaftaran Calon Ketua KNPI Bengkalis Resmi Ditutup

Sosial

Naas! Tasrip Tewas Diserang Ribuan Tawon

Sosial

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Bakar Ban di Cikini