BAGANSIAPIAPI, PESISIRNEWS.COM - Menjelang Perayaan Cap Goh Meh, 5 Maret mendatang, warga Tionghoa asal Bagansiapiapi di perantauan diimbau pulang ke kampung halamannya. Perayaan Cap Go Meh di Bagansiapiapi biasanya lebih meriah dibandingkan Imlek."Cap Go Meh kan hari penting bagi warga Tionghoa. Kita mengimbau supaya menyempatkan diri untuk pulang. Ini penting untuk silaturahmi dan menjaga kekompakan warga Tionghoa," ujar Ketua Yayasan Multi Marga Bagansiapiapi, Kho Peng, Minggu (22/2/15).Disebutkan, saat ini warga Tionghoa di Bagansiapiapi semakin sedikit jumlahnya setelah banyak yang merantau. Tak sedikit juga warga Tionghoa asal Bagansiapiapi sukses membuka usaha di tanah perantauan seperti Pekanbaru, Kalimantan, Sumut, Jakarta bahkan luar negeri.Kesuksesan itu hendaknya menurut Kho Peng juga turut dirasakan keluarga yang ditinggalkan. "Kita tidak melarang masyarakat ingin merantau untuk mengembangkan bisnisnya di daerah lain. Namun kita berharap disaat perayaan hari besar seperti Imlek, Cap Go Meh,Cheng Beng (sembahyang Kubur), Bakar Tongkang dan momen-momen penting lainnya untuk pulang ke Rohil," tuturnya.Kho peng juga mengungkapkan, kehidupan masyarakat Rohil yang berlatar belakang heterogenitas, selama ini terjalin dengan baik. Satu sama lain menjunjung tinggi solidaritas dan kerukunan umat."Ini semua tak terlepas dari perhatian Pemkab Rohil kepada masyarakat Rohil. Pemkab Rohil mendukung dan ikut andil memberikan masukan-masukan positif untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," ungkapnya. (fad)