Rohil, Pesisirnews.com - Satu unit kapal motor (KM) tanpa nama pembawa kerang tujuan Bagansiapiapi-Panipahan yang dikabarkan hilang tenggelam di sekitar perairan Pulau Halang Belakang, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir pada Rabu 24 Oktober 2018 sekitar pukul 21.30 WIB.
Dimana peristiwa tersebut pertama sekali diketahui oleh petugas Kepolisian dari Satuan Perairan dan Udara Polres Rohil, saat seorang laki-laki berprofesi sebagai nelayan bernama Suryadi (33), warga Jalan Risntis Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir mengaku pemilik Kapal Motor (KM) untuk melaporkan peristiwa tersebut.
Namun setelah memasuki hari ketiga Tim SAR (Search And Rescue) gabungan berhasil menemukan seorang korban kecelakaan laut pada titik koordinat 2 20 24.50 N - 100 30 21.36 E dalam keadaan meninggal dunia.
Nama korban belum diketahui. Korban ditemukan oleh tim gabungan pada Sabtu 27 Oktober 2018 pada pukul 08.30 WIB diseputar perairan Bagansiapiapi-Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Pada hari yang sama, yakni pukul 09.WIB Tim SAR gabungan menemukan seorang korban lagi atas nama Budi pada pada titik koordinat 2 08 47.74 N- 100 42 54.56 E dalam keadaan meninggal dunia.
Informasi sementara yang berhasil dihimpun awak media, Sabtu 27 Oktober 2018 menyebutkan korban Kapal Motor (KM) tenggelam selanjutnya di evakuasi selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pratomo Bagansiapiapi menggunakan sekoci RB 218 Dumai.
Kendati cuaca dalam keadaan hujan dan angin kencang, namun upaya pencarian korban kapal tenggelam tanpa nama itu terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan.
Dalam upaya pencarian Tim SAR gabungan mengerahkan 1 unit RB 218 Dumai, 1 unit sekoci RB 218 Dumai, 10 personil kepolisian khusus perairan Polres Rohil berikut spedboat, dibantu 20 orang masyarakat dengan menggunakan 5 unit pompong. (bim).