Rampok Bersenjata Api di Rohil Bawa Kabur Uang 750 Juta Rupiah Beserta Perhiasan Korban

- Minggu, 29 April 2018 19:32 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir042018/pesisirnews_Rampok-Bersenjata-Api-di-Rohil-Bawa-Kabur-Uang-750-Juta-Rupiah-Beserta-Perhiasan-Korban.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Rohil, Pesisirnews.com - Putra Ananda dan saudaranya Andri Hermawan (anak dari pelapor Tardi bin Tukijan,51) warga Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau ini terbangun dari tidurnya pada hari Ahad (29/4/18) sekitar pukul 02.30 wib dini hari setelah mendengar suara yang mencurigakan dari dalam kamarnya.

Ketika keduanya keluar dari kamarnya yang ternyata rumah mereka telah dimasuki oleh perampok yang pada saat itu juga melepaskan tembakan dengan menggunakan senjata api genggam jenis FN ke arah atas yang mengenai asbes rumah mereka. 

Berdasarkan dari informasi yang dihimpun Pesisirnews.com dari Mapolres Rokan Hilir menyebutkan bahwa peristiwa itu diketahui dari laporan polisi oleh korban Tardi bin Tukijan (51) dengan Laporan polisi nomor : LP / 06 / IV / 2018 /RIAU / Res Rohil / Sek TPTM, tanggal 29 April 2018. 

Sementara itu, Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH melalui humasnya, Ahad (29/4/18) menyebutkan kronologis peristiwa tersebut terjadi pada hari Ahad, 29 April 2018 sekira pkl 02.30 wib berdasarkan keterangan dari korban bahwa para pelaku masuk ke dalam rumah korban melalui jendela yang terlebih dahulu merusak teralis jendela rumah korban dengan menggunakan 1 buah balok/broti ukuran 2x5 cm dengan panjang sekitar 2 m. 

Lanjutnya lagi, setelah para pelaku masuk ke dalam rumah kemudian Putra Ananda dan Andri Hermawan (anak korban/pelapor, red) bangun dan keluar dari dalam kamar. 

Melihat hal tersebut, salah satu pelaku langsung menembakan senjata api genggam jenis FN ke arah atas yang mengenai asbes (gypsum) dan menembus atap seng. 

Setelah itu, para pelaku mengikat seluruh korban dengan menggunakan lakban dan tali pengikat gorden serta menyekap korban di dalam kamar.  

Kemudian para pelaku masuk ke kamar serta mengacak acak isi lemari dan menemukan sejumlah uang yg terletak di dalam lemari. Lalu salah satu pelaku kembali masuk kedalam kamar Sukarti (istri korban) dan kembali menemukan uang yg terletak di atas pintu kamar mandi yang ada di dalam kamar tersebut. 

Setelah itu, urainya lagi, salah satu Pelaku merampas perhiasan milik Sukarti berupa gelang dan kalung dari badan serta 4 buah cincin (kurang lebih 40 gram). Setelah berhasil mengambil uang dan perhiasan tersebut para pelaku kemudian pergi melarikan diri dengan cara melompat pagar. 

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian total dengan jumlah kurang lebih Rp. 800.000.000 dimana kerugian tersebut terdiri dari uang sekitar Rp. 785.000.000,- dan perhiasan sekitar Rp 15.000.000,-. 

Sedangkan keterangan dari beberapa orang saksi yang merupakan warga sekitar mengaku saat kejadian itu, saksi mendengar adanya suara teriakan minta tolong dari dalam rumah korban, lalu saksi mendatangi rumah korban. 

Namun, sesampainya di dekat pagar rumah korban, saksi dihentikan dan disuruh pergi oleh salah satu pelaku sambil mengarahkan senjata api yang kemudian saksi kembali ke rumah, dan dari dalam rumah, saksi melihat para pelaku melarikan diri dari rumah korban dengan cara melompat pagar. 

Dan dari kediaman korban, pihak Polsek TPTM juga ikut mengamankan barang bukti berupa 1 buah selongsong diduga senjata api genggam jenis Pistol FN, 1 buah broti ukuran 2 x 5 dgn panjang +/- 2 M, 3 buah lakban 2 warna yakni merah dan biru, 6 utas tali pengejaran gorden warna ungu, 1 helai taplak meja, 1 buah dompet warna warni, 1 unit Handpone Merk VIVO (dlm keadaan rusak), 1 unit Handpone Merk NOKIA (dlm keadaan rusak), 23 buah paku teralis, 1 buah lunch Grendel jendela, 1 buah mainan Karung emas serta 2 buah besi potongan pagar. 

"Sedangkan para pelaku sampai saat ini masih dalam lidik kita," demikian pungkasnya. (rd/bim). 

Berita Terkait

Rohil

Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Rohil

Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas

Rohil

Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan "Masa Depan Kalian Masih Cerah".

Rohil

Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan

Rohil

Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas

Rohil

Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil