DPRD Riau Wakil Komisi E Segera Memanggil Semua yang Terlibat Pembangunan Puskesmas Bortrem di Rohil

- Jumat, 02 Februari 2018 09:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir022018/pesisirnews_DPRD-Riau-Wakil-Komisi-E-Segera-Memanggil-Semua-yang-Terlibat-Pembangunan-Puskesmas-Bortrem-di-Rohil.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
M Adil, Wakil Komisi E DPRD Provinsi Riau dan Puskesmas Bortrem

Pekanbaru, Pesisirnews.com - Gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang baru diresmikan Wakil Bupati Rokan Hilir, Jamiluddin, di Kecamatan Bagansinembah Raya (26/1) menyita perhatian publik. Pengerjaan proyek puskesmas botrem Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp. 1.919.050,00 belum mencapai hasil yang maksimal.

Bayangkan saja, dari sudut ruang gedung puskesmas tersebut masih terlihat pengerjaannya belum mencapai 100 persen. Ini terlihat dari, lantai yang masih kelihatan retak, Wc duduk dan washtafel tidak merekat dengan  lantai, bahkan septi tank hanya bentuk atasnya saja yang menyerupai Septi Tank, namun kenyataannya, tidak ada lubang layaknya Septi Tank.

Melihat kondisi bangunan seperti ini, Wakil Komisi E Bidang Kesejahteraan dan Kesehatan, M Adil saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Kamis (1/2/18), menyayangkan pengerjaan bangunan tersebut. 

"Kalau dananya sudah selesai, tetapi pengerjaannya belum selesai. Itu pidana. Itu tidak boleh. Kenapa kok diresmikan, sementara gedungnya belum selesai 100 persen," tegasnya.

Dengan demikian, lanjutnya mengatakan, dirinya akan melanjutkan permasalahan tersebut. "Kita akan panggil Dinas Kesehatan Rohil, termasuk Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan juga Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau. 

"Tapi saya yakin, BPKAD tidak mau mencairkan uang kalau gedung itu belum seratus persen," tanggapnya.

Semestinya, proyek pembangunan gedung harus mencapai seratus persen. Namun, Wakil Bupati Rokan Hilir memberanikan untuk meresmikan puskesmas yang masih banyak ruang yang belum selesai.

"Pak wakil bupatinya mungkin, maaf ya, enggak ngerti mungkin tu, ini saya kaget, baru kali ini saya mendengar kejadian yang sangat luar biasa. Belum siap sudah diresmikan. Apapun bentuknya, rumah hebat macam apapun, kalau WC dan bagian lainnya belum siap, itu kacau tu," ungkapnya.

Beliau menguraikan, Bankeu yang diberikan ke daerah-daerah sebaiknya dipergunakan tepat waktu dan selesai dengan baik, "Berani meminta, mengajukan, berani menyelesaikan. Kalau seperti ini, saya malu nih. Dan untuk kontraktor-kontraktor itu jadi besar kepala. Seharusnya tidak seperti itu. Harus diberikan peringatan, SP satu kah," tegasnya.

Terakhir, dengan tegas beliau menyampaikan permasalahan tersebut segera ditindak lanjuti, "saya kecewa, tidak ada sekarang ini yang pencitra-citraan. Yang jelas kita panggil mereka secepatnya yang berkaitan dengan pembangunan puskesmas tersebut," pungkasnya. (rd/bim)

Berita Terkait

Rohil

Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri

Rohil

Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan

Rohil

Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang

Rohil

Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru

Rohil

Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba

Rohil

HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda