Dukung RI 1 dan RI 2, Luhut mundur dari Jabatan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar

- Kamis, 17 Desember 2015 23:48 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir122015/pesisirnews_Dukung-RI-1-dan-RI-2--Luhut-mundur-dari-Jabatan--Ketua-Dewan-Pertimbangan-Partai-Golkar.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
tempo.co
Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan
PESISIRNEWS.COM - Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan telah membuat surat pengunduran dirinya dari Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar. Surat itu dibuat setelah Ia menyatakan dukungan kepada calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla."Sejak semalam, Pak Luhut memang sudah menugaskan kita (tim media) untuk buat draf surat pengunduran diri dari Partai Golkar. Tadi pagi suratnya sudah disetujui," ujar press officer Luhut, Erri Subakti, yang dilansir dari laman kompas.com, Rabu (21/5/2014).Erri mengatakan, seharusnya siang ini surat tersebut sudah disampaikan Luhut ke Golkar. Namun, ia tidak dapat memastikan apakah surat tersebut telah disampaikan. "Bapak juga lagi sibuk hari ini. Jadi, jawaban detailnya belum bisa saya dapat," kata Erri.Luhut menyatakan dukungannya kepada calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. Sementara itu, Partai Golkar telah lebih dahulu menyatakan dukungan kepada pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.Luhut mengaku sudah meminta izin kepada Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk berseberangan dengan pilihan Golkar. Sebelumnya, ia mengaku akan tetap berada di Golkar dan tidak takut ancaman akan dikeluarkan dari partai berlambang beringin itu.Sumber : kompas.com


Tag:

Berita Terkait

Politik

Setya Novanto akhirnya mengudurkan diri sebagai ketua DPR

Politik

Akbar Tandjung : Kader muda Partai Golkar juga sudah menyuarakan agar Sertia Novanto mundur