DUMAI, PESISIRNEWS.COM – Terkait, hasil hitung cepat yang sudah dipublikasikan ditanggapi serius oleh Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dumai.Dimana, KPU selaku pihak penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Dumai mengimbau agar tim pemenangan atau pasangan calon tidak melakukan saling klaim. Sehingga, pihak KPU berharap agar mereka tetap sabar menanti hasil Rekapitulasi Suara yang dilakukan KPU Dumai.“ Awalnya kita sudah mengimbau agar tidak menggelar hitung cepat. Tujuannya agar masyarakat tidak berspekulasi perihal hasil Pilkada Dumai 2015,” tegas Ketua KPU Dumai Darwis, kemarin.Sebaiknya, kata Darwis, masyarakat bisa mengutamakan data yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan. Misalnya hasil rekapitulasi berjenjang. Dimulai dari kelurahan dan tingkat kecamatan dari 10-16 Desember nanti, kemudian ditetapkan dalam pleno KPU 18 Desember.Kemudian, Ia mengajak pasangan calon yang merasa menang pada hasil hitung cepat agar meredam kegembiraan. Sembari menanti disahkannya Hasil Rekapitulasi pada Pleno KPU Kota Dumai.Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Panwaslu Dumai, Yossi Rinaldi. Dimana, Ia juga mengajak masyarakat agar tidak terpengaruh dengan hasil hitung cepat. Sebab hasil penghitungan itu belum bisa memastikan hasil akhir pada Pilkada Dumai.“ Maka kami dari Panwaslu mengajak agak masyarakat tidak terpengaruh. Tapi sabar menanti hasil rekapitulasi KPU yang dimulai dari tingkat PPK untuk Kecamatan. Kemudian Pleno di KPU Dumai untuk tingkat Kota,” pesannya.
LIKE Fanspage pesisirnews.com untuk dapatkan informasi seputar Riau. Silahkan Klik DISINI / DISINISementara itu, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Dumai diprediksi mencapai 67 persen. Ini sesuai hasil Pantauan Tim Panwaslu Dumai, yang menyebar di seluruh TPS pada hari pemungutan suara.“ Partisipasi pada Pilkada Dumai berkisar 114.000 pemilih. Jumlah ini tidak jauh meningkat,bila dibanding Pilkada 2010 atau Pemilu 2014. Sebab pada saat itu partisipasi pemilih juga berkisar 60 persen,” tukasnya.