BANGKINANG, PESISIRNEWS.COM - Jelang Pilkada Serentak 2017 di Kabupaten Kampar, potensi konflik diprediksi meningkat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau dan Kesbangpol Kabupaten Kampar melaksanakan penyuluhan politik bagi partai-partai poltik, Ormas, LSM kemasyarakatan, kepemudaan dan keagamaan. Selasa (17/11) di Hotel Alta Bangkinang Kota.Dalam seminar penyuluhan politik yang berlangsung sehari ini, tampil sebagai pembicara adalah Drs. Sujianto dan Drs. M. Y. Tinov. Keduanya adalah Dosen Ilmu Sosial Universitas Riau. Turut hadir Asisten III Pemkab Kampar, Ir. Nurahmi. Beliau sekaligus membuka seminar yang diikuti oleh puluhan peserta.Dalam paparannya, M.Y. Tinov menyampaikan bahwa partai politik berperan penting dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, terutama masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah. Namun yang terjadi, konflik ini justru bersifat turunan.“Biasanya bersifat konflik turunan dari konflik para elit politik yang berkompetisi dalam Pilkada itu sendiri. Maka dari itu, langkah pertama dalam mengantisipasi konflik di tingkat akar rumput harus dimulai dari sikap dewasanya para elitnya,” ujarnya. Sementara itu, Asisten III Bupati Kampar dalam sambutannya mewakili Bupati Kampar mengatakan, bahwa perhelatan politik pada 2017 nanti adalah pesta demokrasi yang bertujuan memilih pemimpin yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. “Output seorang kepala daerah haruslah bermuara pada kesejahteraan masyarakat, terutama yang mampu mendongkrak taraf hidup masyarakat ekonomi bawah sebagaimana yang selalu dicanangkan oleh Bupati Kampar lewat program-program dan kebijakan yang telah diluncurkan, salah satunya adalah Rumah tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE)” ujar Nurahmi. (naz)
Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI