DUMAI, PESISIRNEWS.COM- Komisi Pemilihan Umum Kota Dumai membatasi jumlah pendukung satu pasangancalon dalam debat kandidat 5 November mendatang hanya maksimal 20 orang.
“Selain itu, lima pasang calon tidak dibenarkan membawa atribut dan meneriakkanyel yel dalam debat tersebut karena apabila dilanggar pendukung akandikeluarkan dari ruangan,” kata Ketua KPU Dumai Darwis, kemarin.
Aturandalam debat ini, sudah disampaikan KPU kepada tim pemenangan lima pasang calonagar dapat diketahui dan tertib saat pelaksanaan debat yang akan dipimpinmoderator Pembantu Rektor II Universitas Riau Sugiyanto.
PihakKPU mengaku sudah mempersiapkan materi dan sejumlah pertanyaan untuk calon walikota dan wakil wali kota dalam debat tersebut, yang telah disusun dengan timpanelis, terdiri akademisi, tokoh agama, sosiolog dan pendidikan.
Debatyang diikuti berbagai unsur sebagai panelis ini, menurut dia untuk memastikannetralitas pertanyaan yang bakal dilontarkan membahas seputar visi dan misidari kelima pasangan calon.
“ Debatkandidat ini akan menguntungkan calon karena mereka bisa memaparkan programkerja dan visi misi unggulan dan sejauh ini persiapan terus dimatangkan,” ujarnya.
Dalamdebat yang hanya berlangsung selama 90 menit, kata Darwis, semua kandidatdiberi waktu untuk menyampaikan visi misi dan program kerja dihadapan moderator,panelis dan unsur pimpinan daerah serta tim pendukung.
“Kita berharap pelaksanaan debat nanti bisa berjalan lancar tanpa ada hambatandan masyarakat dapat mengetahui penjelasana visi misi serta program kerja yangdiusung lima pasang calon kepala daerah ini,” harapnya.
Diketahui,KPU telah menetapkan 170.883 jiwa pemilih tetap untuk pemilu kepala daerahDesember mendatang, atau bertambah 2.866 orang dari jumlah daftar sementara168.017 orang.
PilkadaDumai 2015 diikuti lima pasang calon, yaitu, Muhammad Ikhsan-Yanti Komalasari,Zulkifli AS-Eko Suharjo, Amris-Sakti, Abdul Kasim-Nuraini dan AgusWidayat-Maman Supriadi.
(Cah)Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI