Ini Tanggapan Puan Maharani Terkait Rumor Bakal Capres yang Akan Diusung PDIP

- Rabu, 22 Juni 2022 11:42 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir062022/_1215_Ini-Tanggapan-Puan-Maharani-Terkait-Rumor-Bakal-Capres-yang-Akan-Diusung-PDIP.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik Puan Maharani saat menghadiri sebuah acara di Gedung Sekolah Partai PDI Perjuangan, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). (Foto: Dok. Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/YU)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik Puan Maharani, menanggapi terkait maraknya rumor mengenai nama bakal calon presiden (capres) yang akan diusung PDIP.

Puan mengatakan, partainya hingga saat ini belum membicarakan namabakal calon presiden (capres), atau calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilu 2024.

Dia hanya mengatakan, PDIP saat ini lebih mementingkan untuk menjaga soliditas di internal partai.

"Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri, red) mengatakan, bahwa sesuai dengan amanat kongres, maka Ketua Umum PDI Perjuangan mempunyai hak prerogatif untuk menentukan siapa capres dari PDI Perjuangan," kata Puan di sela-sela Rakernas II PDIP, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, seperti dilansir dari Antara, Selasa (21/6).

Puan mengatakan, pernyataan Megawati soal dirinya, itu bukanlah sinyal dia akan menjadi capres.

Megawati di Rakernas memuji Puan dalam pelaksanaan tugas sebagai perempuan menjabat Ketua International Parliamentary Union (IPU).

"Lho kan tadi sudah disampaikan oleh Ibu Megawati bahwa ini bukan karena anaknya, lho. Oleh karena itu, ini bukan sinyal," kata Puan.

Puan menjelaskan, dua tahun sudah para kader partai tidak berkumpul dalam satu acara karena pandemi.

"Baru kali ini kita kumpul bercanda, ber-'jokes-jokes' dan disampaikan kepada kami bahwa semua harus semangat, harus semangat. Beliau (Megawati, red) tadi mengatakan, sudah berumur tetapi tetap bersemangat ingin bersama-sama di dalam partai politik. Kita harus bergotong royong menjaga Indonesia ke depan menjadi Indonesia lebih baik ke depannya," kata Puan.

Dalam kesempatan itu, Puan menjelaskan pernyataan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri agar kader jangan 'mejeng" tidak menyasar individu tertentu di partai, namun adalah seruan untuk semua kader.

"Kalau mungkin saya bisa mengatakan ini tidak ditunjukkan untuk orang per orang atau oknum individu. Ini disampaikan secara menyeluruh pada semua kader yang hadir saat luring ataupun daring. Saya pun di situ sebagai kader," ucap Puan.

[br]

Menurut Puan, seluruh kader PDIP masih berkumpul semua, baik yang berada di struktur seluruh tiga pilar partai yang hadir di rakernas, termasuk para gubernur. Semuanya semata-mata untuk membangun soliditas dalam menghadapi Pemilu 2024.

"Hal itu merupakan bagian dari keluarga besar PDIP, sehingga apa yang disampaikan bukan didasarkan karena perasaan salah atau perasaan apa pun," kata dia.

Dia menganggap narasi yang disampaikan Megawati tidak ditujukan kepada kader tertentu.

Tapi, kata dia, sebaliknya, narasinya adalah bagaimana membangun soliditas partai untuk menyukseskan pemilu 2024.

"Enggak ada ya, kita seperti inilah PDIP dalam membangun soliditas. Kalau kemudian ketum agak marah misalnya, itu membangun semangat dalam arti seorang ibu kepada anak-anak. Jadi, enggak ada dimarahin ini punya ini, itu ada salah, enggak ada. Kita sama-sama membangun soliditas ini sebagai keluarga besar PDIP," pungkasnya. (PNC)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Politik

Kesepakatan PDIP Dan PPP Akhirnya Melahirkan Surya Gemilang

Politik

Ahok Angkat Bicara Wacana PDI P Usung Anies Pilgub DKI Jakarta

Politik

Peringati Hari Polwan ke-75, Dewi Juliani Berharap Polwan Tetap Diberikan Kekuatan

Politik

Prabowo Tanggapi Rumor Sandiaga Uno Pindah ‘Perahu’

Politik

Respon PDIP soal Isu Keretakan Hubungan Jokowi-Megawati, Hasto: Keduanya Tetap Solid

Politik

PPP Berharap PDIP Bergabung dengan Koalisi Besar