MUI Tanggapi Maklumat Viral yang Diduga Dukung Anies Jadi Capres dan Terlibat Politik Praktis

- Senin, 22 November 2021 09:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir112021/_3023_MUI-Tanggapi-Maklumat-Viral-yang-Diduga-Dukung-Anies-Jadi-Capres-dan-Terlibat-Politik-Praktis.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di halaman Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 10 November 2021. (Foto: TEMPO/Lani Diana)

JAKARTA, Pesisirnews.com - Viral di media sosial maklumat yang diduga dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia atau MUI DKI Jakarta untuk mendukung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada 2024.

Dalam maklumat tersebut tertera instruksi agar melakukan deklarasi mendukung Anies yang disebut dengan kode ARB - RI 1.

Menanggapi sikap MUI DKI Jakarta yang diduga melakukan politik praktis ini, Ketua MUI pusat Sholahuddin Al Aiyub mengatakan pihaknya belum mengambil sikap atas maklumat MUI DKI Jakarta tersebut.

"Kami akan koordinasikan dulu di internal," ujar Aiyub dikutip dari Tempo, Senin (22/11/2021).

Ia menjelaskan, MUI pusat belum mendapatkan informasi menyeluruh soal maklumat tersebut. Pihaknya bahkan tidak mengetahui ada maklumat semacam itu yang dikeluarkan oleh MUI DKI Jakarta.

Mengenai program Cyber Army yang dicanangkan oleh Ketua MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar, Aiyub mengatakan tak tahu soal sumber pendanaan program itu.

"Saya enggak tahu aturannya (anggarannya), ya. Apalagi ini di (MUI) DKI," kata Aiyub.

MUI DKI Jakarta kini tengah menjadi sorotan. Setelah DPRD DKI Jakarta menyetujui dana hibah sebesar Rp 10 miliar untuk organisasi tersebut, Ketua MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar mengumumkan pihaknya akan membentuk Cyber Army untuk membela Anies Baswedan di media sosial.

[br]

Menurut Munahar, pasukan siber itu nantinya juga akan digunakan untuk melindungi tokoh-tokoh yang telah berjasa terhadap kemajuan Jakarta. "Ini (cyber army) bukan hanya untuk Pak Anies saja, siapa pun tokoh di Jakarta yang berbuat, bekerja untuk kemaslahatan warga ibu kota, kenapa tidak kita bisa bekerja sama dengan mereka. Sehingga Jakarta bisa lebih baik dan maju," kata Munahar.

Mengenai tudingan dana hibah akan digunakan untuk membiayai Cyber Army, Munahar membantahnya.

Ia menjelaskan dana hibah akan digunakan untuk membiayai pelaksanaan program kerja serta kegiatan operasional MUI.

"Dana hibah hanya untuk melaksanakan program kerja serta operasional MUI, dari tingkat provinsi, kota, kecamatan, hingga kelurahan," ujar Munahar seperti dikutip dari Antara, Sabtu (20/11). (PNC/TEMPO)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Politik

Polsek Banyuates Amankan Pelaku Video Viral Bandar Sabu Tantang Polsek Jajaran Polres Sampang

Politik

Warga Bagan Sari Sebut Tim RSPO Tinjau Kali Wates?

Politik

Ini Penampakan Air Saat DLH Rohil Ambil Sampel di Kali Wates Bagan Sinembah

Politik

Viral! Anak Jadikan Kuburan Bapak Bahan Bercanda dengan Ucapan yang Bikin Miris

Politik

MUI Pusat Bolehkan Warung Buka Siang Hari Saat Ramadan 2022 dan Larang Sweeping

Politik

Internal MUI Berharap KH. Miftachul Akhyar Tidak Mengundurkan Diri dari Ketum MUI