Profil Eks Panglima TNI, Moeldoko, yang Disebut Mau Ambil Alih Posisi AHY dari Partai Demokrat

- Selasa, 02 Februari 2021 09:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir022021/_6246_Profil-Eks-Panglima-TNI--Moeldoko--yang-Disebut-Mau-Ambil-Alih-Posisi-AHY-dari-Partai-Demokrat.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Moeldoko di Istana Kepresidenan RI di Jakarta. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari/hp)

JAKARTA, Pesisirnews.com - Nama mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko masih hangat diperbincangkan di media sosial setelah tersiar desas-desus bahwa dirinya akan mengkudeta Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY mengungkapkan kabar yang mengejutkan itu, di mana dia menyebut ada pihak yang mau kudeta jabatannya. Belakangan teruak jika nama tersebut mengerucut kepada Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko.

Dituding ingin merebut kedudukan AHY sebagai Ketum Partai Demokrat, Moeldoko tak tinggal diam, dia langsung menggelar konpers virtual dan membantah semua tudingan anak sulung Presiden ke-6 SBY itu.

Moeldoko prihatin dengan tudingan yang dialamatkan kepadanya. Mantan Panglima TNI era SBY ini juga tak mempermasalahkan pertemuannya dengan kader Demokrat kemudian dipersoalkan.

"Saya sih sebetulnya prihatin melihat situasi itu. Karena saya juga bagian yang mencintai Demokrat," tuturnya.

Lalu, seperti apa sosok Moeldoko? Berikut profil Moeldoko secara garis besar yang dikutip dari berbagai sumber.

[br]

Moeldoko merupakan pria kelahiran Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 1957 dan saat ini berusia umur 63 tahun.

Dia adalah tokoh militer Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sejak 17 Januari 2018 pada Kabinet Kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pada 23 Oktober 2019, ia ditunjuk kembali menjadi Kepala Staf Kepresidenan pada Kabinet Indonesia Maju Pemerintahan Presiden Joko Widododan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Karier Militernya, Ia pernah menjabat sebagai Panglima TNI sejak 30 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 20 Mei 2013 hingga 30 Agustus 2013.

Moeldoko merupakan alumnus Akabri tahun 1981 dengan predikat terbaik dan berhak meraih penghargaan bergengsi Bintang Adhi Makayasa.

Moeldoko juga banyak memperoleh tanda jasa yaitu Bintang Dharma, Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Satya Lencana Dharma Santala, Satya Lencana Kesetiaan XXIV tahun, Satya Lencana Kesetiaan XIV tahun, Satya Lencana Kesetiaan VIII tahun, Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Wira Dharma, dan Satya Widya Sista.

Sementara itu, saat bertugas tepatnya operasi militer yang pernah diikuti antara lain Operasi Seroja Timor-Timur tahun 1984 dan Konga Garuda XI/A tahun 1995.

Moeldoko juga pernah mendapat penugasan di Selandia Baru (1983 dan 1987), Singapura dan Jepang (1991), Irak-Kuwait (1992), Amerika Serikat, dan Kanada.

Sumber: (viva.co.id)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Politik

H Erisman Yahya: Silaturahmi Nasional FKPM Jadi Momentum Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pesantren Muadalah

Politik

Kapolda Riau dan Pj Bupati Inhil Sholat Subuh Berjamaah dan Jalan Santai di Tembilahan

Politik

Raffi Ahmad Jawab Tudingan Terlibat Kasus Robot Trading ATG Wahyu Kenzo

Politik

Anas Urbaningrum akan Berikan Kejutan Setelah Bebas dari Lapas Sukamiskin, Selasa Besok

Politik

Partai Demokrat Waspada, Mohon Rakyat Ikut Memantau Intervensi Politik

Politik

Inalillahi Wainailaihi Rojiun, Istri Moeldoko, Koesni Harningsih Nasution Meninggal Dunia