Tokoh Aceh Titipkan Pemikiran Dan Aspirasi Kepada Prabowo-Sandi

- Rabu, 20 Maret 2019 11:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir032019/4329_Tokoh-Aceh-Titipkan-Pemikiran-Dan-Aspirasi-Kepada-Prabowo-Sandi.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Pesisirnews.com -Tokoh Aceh yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Aceh Serantau (Gemas)memberikan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 02 PrabowoSubianto-Sandiaga Uno.

Deklarasi dukungan yang diisi dengan diskusi bertema "Memenangkan Hati danEkonomi Masyarakat Aceh melalui Pemenangan Prabowo-Sandi pada Pilpres2019" ini disampaikan di kantor Seknas Prabowo-Sandi Jalan HOSCokroaminoto No. 93, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (17/3) lalu. Dilansir dari RMOL.co,deklarasidihadiri ratusan warga Aceh yang datang dari wilayah Jabodetabek.

Para tokoh Aceh yang hadir yaitu Prof. Nazaruddin Sjamsuddin, akademisi danmantan Ketua KPU, Tengku Ansufri Idrus Sambo (Ustaz Sambo), Habib Mushis AhmadAlatas, Sekjen Forum Musyawarah Majelis Bangsa Indonesia dan Penasehat DPP FPI,Dr. Hilmi Bakar, pakar ekonomi dan pakar Islam kontemporer,Mayjen (Purn)TNI Soenarko, mantan Panglima Iskandar Muda danDanjen Kopassus, danakademisi Dr. TB. MassaDjafar.

"Satu juta warga Aceh yang berada di Jabodetabek siap untuk memenangkanpasangan Prabowo-Sandi pada Pilpres Rabu 17 April 2019. Di luar negeri, di Malaysia, New York, Timur Tengah dan negara lain, kami siap galanguntuk memenangkan Prabowo-Sandi," ujar Tengku Maulana dalam keterangannya,Rabu (20/3).

Dijelaskan, kalau masyarakat Aceh sudah menyatakan sikap berarti negara dalamkeadaan yang memprihatinkan. Perbaikan kondisi negara dalam seluruh aspekkehidupan hanya dimungkinkan jika Prabowo-Sandi memimpin Indonesia.

Gemas mengakui perjalanan Republik Indonesia dalam usia 70 Tahun,banyak kemajuan yang sudah dicapai. Namun dibandingkan dengan kemajuan yangtelah dicapai oleh negara-negara dunia ketiga, seperti Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Thailand belumsebanding. Mengingat kekayaan sumber daya bumi nusantara ini sangat melimpah,mestinya Indonesiabisa lebih maju berbanding negara-negara lain.

Tengku Maulana mengatakan, kendala yang menghadang percepatan pembangunan yangmeliputi bidang sosial ekonomi, politik pemerintahan, mental ideologi,kebudayaan, pertahanan keamanan dan ilmu pengetahuan teknologi, diperlukanseorang pemimpin, Presiden yang memiliki leadership yang visioner,berintegritas, memiliki kapasitas, komitmen kebangsaan, patriotik, beranimengambil keputusan, melindungi rakyat, bumi dan tumpah air.

"Ini adalah kunci dari keberhasilan pembangunan Indonesia ke depan yang lebih adildan sejahtera," sebutnya.

Dalam upaya mewujudkan cita-cita luhur itu serta dalam upaya memperkuat fondasipembangunan bangsa Indonesia,Gemas menyampaikan pemikiran dan aspirasi sebagai dasar pemberian dukungankepada calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandi agar memberikanperhatian kepada beberapa masalah sebagai berikut.

Pertama, meletakkan nilai dasar pembangunan secara konsisten danberkesinambungan yang menguatkan aspek spiritual dan material sebagaipengamalan Pancasila dan UUD 1945. Tidak memojokkan, mempertentangkan Islam dannegara, serta menempatkan ulama sebagai rujukan dalam kebijakan pembangunannasional.

Kedua, karena itu, politik akomodasi dan adopsi nilai-nilai syariah Islam dalampelembagaan dan program pembangun dimaknai dari kacamata positif,berkeadilan dengan sasaran penguatan fondasi sosial, ekonomi dan budaya sebagaibasis nilai integrasi nasional.

Ketiga, secara kontinyu dan konsisten, bahwa Konsensus dan pelembagaan politikUU Pemerintah Aceh dijadikan sebagai modal bangsa merawat integrasi nasional,bukan sebaliknya secara sistematik memperlemah implementasi UU Pemerintah Aceh.

Keempat, pembangunan ekonomi, kebijakan strategis yang harus ditempuhpemerintah Prabowo-Sandi, adanya upaya serius, redistribusi aset ekonomi kepadapelaku ekonomipribumi dan sosial menengah bawah sebagai kunci pemerataanpembangunan ekonomi penyerapan lapangan kerja serta dunia usaha, baik level nasional,maupun aceh pada khususnya.

Kelima, dalam upaya memperkuat kepemimpinan nasional dan integrasi bangsa,dalam rekrutmen politik dan pejabat publik mempertimbangkan aspek keterwakilandengan menempatkan putra-putra aceh terbaik, kompeten, kapabel dan berintegritas.

Keenam, dalam rangka memperkuat pertahanan negara, kedaulatan Indonesia,menanamkan disiplin nasional, semangat patriotisme agar diberlakukanwajibmiliter - bela negara. Bisa dimulai dari Daerah Nanggroe Aceh Darussalam,sebagai daerah modal guna memperkuat kehormatan bangsa.

Berdasarkanpemikiran dan aspirasi tersebut, Gemas menitipkan pemikirandan aspirasi kepada pemerintahan Prabowo-Sandi, tanpa mendahului takdir Allah:Pertama, kami berkeyakinan bahwa pasangan Prabowo-Sandi mampu dan mempunyaikomitmen besar untuk merealisasikan pemikiran dan aspirasi tersebut.

Kedua, sehubungan hal itu,dengan mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT,kami dengan sepenuh hati mendukung dan bekerja keras bersama segenap masyarakatAceh serantau untuk memenangkan Prabowo-Sandi terpilih menjadi Presiden danWakil Presiden periode 2019-2024.

Pada kesempatan itu, Prof. Nazarudin mengkritik kebijakanpemerintah pusat yang selama 70 tahun ini tidak membangun Aceh secara utuh. Diamenilai Aceh itu ada tiga bagian, wilayah Pesisir Timur, Pesisir Barat dan AcehPedalaman.

"Selama 70 tahun pembangunan di Aceh tidak seimbang. Selama inipembangunan berkonsentrasi di Pesisir Timur dan Pesisir Barat saja sementarapedalaman Aceh seperti Gayo tidak banyak tersentuh. Soal ketertinggalan initidak boleh lagi terjadi pada era Prabowo-Sandi nanti," tegas Nararuddin.(dan)


Tag:

Berita Terkait

Politik

Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Ini Kerja Bersama, Fokus Kami Padamkan Api

Politik

Diresmikan Presiden Prabowo, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional

Politik

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Politik

Lapor Pak Presiden! Usut Dugaan Penyelewenangan Uang Negara Dibalik Seluruh Penghargaan Dirut PLN

Politik

Usai Pilkada, Mafirion Ajak Masyarakat Bersatu Melalui Sosialisasi Empat Pilar*

Politik

Kick Off Ketahanan Pangan di Inhil, Dukung Program Asta Cita Presiden