Prabowo Menang di Madura, Apa Kabar La Nyalla?

Haikal - Selasa, 18 Desember 2018 14:27 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir122018/2199_Prabowo-Menang-di-Madura--Apa-Kabar-La-Nyalla-.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
PESISIRNEWS.COM-Kalau saja pilpres digelar sekarang La Nyalla M. Mattalitti akan malu besar. Pasalnya capres dan cawapres Prabowo-Sandi menang di Madura versi survei The Initiative Institute. Padahal, La Nyalla sesumbar Prabowo kalah di Madura."Kami tidak percaya sesumbar orang seperti La Nyalla. Kami akan buktikan Madura tetap Prabowo Sandi. Untuk Jatim memang Jokowi unggul tapi tipis. Bukan seperti survei Initiative itu. Tahun depan pasti terkejar. Tunggu saja awal tahun 2019," kata Subandi, warga Bangkalan kader Gerindra, Selasa 18 Desember 2018.Elektabilitas pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berada di bawah pasangan Jokowi-Ma'ruf di Jawa Timur, pada 5 bulan jelang pemungutan suara Pilpres 2019.Pasangan nomor urut 02 itu hanya unggul atas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pulau Madura.Hasil survei The Initiative Institute yang digelar 10-18 Oktober kepada 5.500 responden yang menyebar di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur menyebut, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dengan angka 57,7 persen, sementara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 19,7 persen."Jumlahswing voterslebih tinggi dari angka pendukung Prabowo-Sandi, yakni 21,1 persen," kata CEO The Initiative Institute, Airlangga Pribadi, Senin,(17/12/2018).

Sementara, pasangan Prabowo-Sandi unggul di sejumlah daerah di Madura yakni Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan, dengan angka 43 persen.seperti di lansir duta.co.Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan angka 20,5 persen, sementaraswing votersmencapai 36,5 persen. Airlangga mengatakan, lemahnya elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin di Madura karena selainswing votersyang tinggi, juga karena tidak adanya fatwa ulama untuk menguatkan pilihan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin."Di Madura, dukungan ulama sangat penting," ujar dia.Di 3 wilayah kultur lainnya, Jokowi-Ma'ruf Amin tercatat unggul. Di wilayah yang meliputi Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto, Jombang, dan Malang Raya, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul 72,2 persen, Prabowo-Sandi 17,5 persen, danswing voters10,3 persen.Subandi mengatakan, memang Prabowo harus kerja keras. Sebab pergerakan dukungannya terus meningkat. "Bila santai saja ya kalah. Tapi kami kerja keras meyakinkan rakyat," katanya.


Tag:

Berita Terkait

Politik

Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru

Politik

Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat

Politik

Polda Riau Tangani 55 Kasus Karhutla, 55 Orang Jadi Tersangka

Politik

Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Inhu, Tegaskan Penanganan Kolaboratif

Politik

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak

Politik

Jelang Hari Jadi ke-78, Polwan Polda Riau Turun dalam Penanganan Karhutla