Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah Mengingatkan Kubu Prabowo:Pertarungan harus diangkat derajatnya pada data

Haikal - Jumat, 16 November 2018 13:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112018/pesisirnews_Wakil-Ketua-DPR-Fahri-Hamzah-Mengingatkan-Kubu-Prabowo-Pertarungan-harus-diangkat-derajatnya-pada-data.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Diskusi Dana Kampanye Pileg. ?Liputan6.com/Johan Tallo
Pesisirnews.com-Bulan-bulan awal masa kampanye Pilpres 2019, masyarakat disuguhi politik penuh gimmick. Seperti tempe setipis kartu ATM, politikus sontoloyo, sampai genderuwo.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyalahkan kubu penantang, Prabowo Subianto. Menurutnya, capres petahana Joko Widodo (Jokowi) tak banyak diserang lewat program atau kampanye berbasiskan konten. Sehingga, kubuincumbent pun menanggapi gimmick politik dengan gimmick pula

"Kalau enggak ditantang, ya petahana santai-santai aja. Ya sontoloyo, genderuwo. Karena dia tidak ditantang dengan konten. Akhirnya main gimmick," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan,jakarta Selatan, Jumat (16/11).

Fahri menyarankan kedua kubu segera berbenah. Sebab masyarakat sebagai pemilih dirugikan dengan kampanye tanpa narasi-narasi program.

"Jadi pertarungan ini harus diangkat derajatnya pada pertarungan data, narasi yang betul-betul berisi sehingga rakyat betul-betul dapat manfaatnya," ucapnya.

Fahri membeberkan beberapa isu yang bisa dibahas agar kampanye lebih berisi. Seperti masalah konflik ideologi, mengakhiri gesekan masyarakat akibat isu ras dan etnis. Begitu juga bicara bagaimana pertumbuhan ekonomi bisa tembus 7 persen. Sampai persoalan kesejahteraan.

"Ini bagaimana diselesaikan. Ada banyak persoalan yang harus dijawab," tandasnya.

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto diterpa kritikan oleh dua mantan Presiden RI. Pertama Presiden kelima yang juga Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Megawati, saat membuka sekolah kepartaian menyindir kubu Prabowo-Sandiaga yang kampanye tanpa program.

"Kenapa di pihak sana tidak mengatakan program juga, program saya ini. Kita belum pernah dengar apa yang akan dilakukan, mau menjalankan program seperti apa saya ndak tahu," ujar Mega dalam pidatonya kemarin.

Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono pun mengkritik hal serupa. Ketum Demokrat itu mulanya menjawab Sekjen Gerindra Ahmad Muzani yang mengatakan SBY berjanji bakal mengkampanyekan Prabowo. SBY membantah hal itu. Menurutnya, sang capres yang harus unjik gigi dalam Pilpres.

"Kalau jabaran visi-misi itu tak muncul, bukan hanya rakyat yang bingung, para pendukung pun juga demikian. Sebaiknya semua introspeksi," kata SBY lewat Twitternya.

Sumber:merdeka.com


Tag:

Berita Terkait

Politik

Perkuat Penegakan Hukum dan Penertiban Aset Daerah, Bupati Herman Gandeng Kejari Inhil

Politik

Pemuda Inhil Raih Juara Internasional PAN-SEA AI Developer Challenge 2025

Politik

Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini, pimpin apel Hari Otonomi Daerah ke 29 Tahun 2025,.

Politik

Diesnatalis FKMTSI Wilayah II Riau-Kepri Resmi Dibuka, Teknik Sipil Diharapkan Jadi Motor Pembangunan Negeri

Politik

Pj Bupati Inhil Buka Rapat Kerja Daerah

Politik

Pemanfaatan Aplikasi e-SAKIP Smart dalam Meningkatkan Kinerja Pemerintahan