JAKARTA ? Partai Bulan Bintang (PBB) buka suara menanggapi cuitan Fadli Zon soal pendiri partai pimpinan Yusril Ihza Mahendra itu.
Melalui Wakil Sekjen PBB Solihin Pure, pihaknya membantah. Dikatakan, klaim Fadli tak lebih dari sekadar kabar bohong alias hoaks.
Fadli Zon
"Hoaks alias tidak benar Fadli Zon pendiri Partai Bulan Bintang," ujar Solihin, dilansir JPNN.
Lebih lanjut, Solihin menuturkan, dalam akta notariat pendirian PBB yang diterbitkan kantor noratis Anasrul Jambi SH tertera 38 nama. Dari nama-nama yang tertera tak terdapat Fadli Zon.
"Akta notaris itu dokumen otentik yang sulit dibantah oleh siapa pun. Saya sudah mengeceknya dengan saksama. Akta diterbitkan Kamis, 5 November 1998," ucapnya.
Dikatakan, Yusril dikenal dan diakui sebagai salah seorang tokoh utama penggagas berdirinya PBB. Karena itu, sesepuh Masyumi almarhun Dr Anwar Harjono mendaulat Yusril menjadi ketua umum PBB kala itu.
"Fadli Zon mengada-ada kalau mengaku dia pendiri PBB dan bersama Farid Prawiranegara mengajak Yusril gabung ke PBB," katanya.
Meski begitu, Solihin mengakui bahwa Fadli pernah bergabung dengan PBB sebagai salah satu ketua DPP periode 1999-2001. Hanya saja, Fadli kerap berseberangan dengan Yusril.
Solihin menjelaskan, Fadli justru pernah ikut almarhum Hartono Mardjono mendirikan PBB tandingan. Namun, kepengurusan PBB tandingan itu kalah di pengadilan.
Sementara itu, bagaimana soal peran Prabowo Subianto dalam pendirian PBB? Solihin mengatakan, Yusril tidak melupakan jasa ketua umum Partai Gerindra itu ketika ikut membantu mendirikan PBB pada 1998.
Namun, Prabowo bukan satu-satunya dari kalangan militer yang ikut mendirikan PBB. Sebab, ada nama lain seperti Syarwan Hamid, Kivlan Zen dan Adityawarman Taha yang juga berkontribusi mendirikan PBB.
"Kami berterima kasih atas simpati dan dukungan dari kalangan TNI dalam usaha mendirikan PBB 1998 lalu," kata Pure.
Pojoksatu.id