Juru Bicara(BPN) Prabowo Sandi Ferry Juliantono:Apa kabar Mobil EsemKa,Pertumbuhan Ekonomi dan Guru Honorer

Haikal - Jumat, 09 November 2018 18:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112018/pesisirnews_Juru-Bicara-BPN--Prabowo-Sandi-Ferry-Juliantono-Apa-kabar-Mobil-EsemKa-Pertumbuhan-Ekonomi-dan-Guru-Honorer.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono mempertanyakan kritik Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir yang menilai ucapan maaf dari Prabowo Subianto patut menjadi perhatian.Jokowi jajal motor listrik gesits. ?2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Diketahui, dalam masa kampanye ini Prabowo telah dua kali meminta maaf, pertama atas kebohongan mantan anggota BPN Ratna Sarumpaet. Kedua, terkait pernyataan 'tampang Boyolali' yang dianggap menyinggung warga Boyolali oleh Bupati setempat.

"Dalam konteks Bu Ratna, Pak Prabowo mengambil inisiatif meminta maaf karena ternyata Ratna Sarumpaet berbohong. Sementara yang soal Boyolali semua orang tahu bahwa konteksnya bersenda gurau dan yang marah pihak luar. Itu pun Pak Prabowo besar hati minta maaf sekiranya ada yang tersinggung," kata Ferry dalam keterangannya, Jumat (9/11).

Ini Erick Thohir malah anggap itu masalah, bukannya menanggapi pernyataan Bupati Boyolali yang omong kebun binatang. Ini yang salah dibenarkan, yang benar disalahkan. Erick Thohir mulai ketularan gagal paham," imbuhnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini pun mempertanyakan kabar Presiden Joko Widodo yang sudah terbiasa dengan mengingkari janji kampanye dan komitmennya sejak masih menjadi Gubernur DKI jakarta.

"Sementara Pak Jokowi beberapa kali pernyataannya soal Esemka, pertumbuhan ekonomi meroket, soal guru honorer enggak pernah merasa punya tanggung jawab terhadap omongannya. Ingkar janji Pak Jokowi apa kabar?" tanya dia.

Ferry mengingatkan Erick Thohir supaya berkaca dan berpikir bijak sebelum mengeluarkan kritik terhadap kubu Prabowo. Dia mengimbau jika ingin mengkritik, baiknya Erick Thohir sadar akan capresnya yakni Jokowi yang justru telah banyak ingkar janji dan tidak pernah meminta maaf kepada rakyat Indonesia.

"Harusnya Erick Thohir tahu dan lebih introspeksi. Lebih baik punya pemimpin yang punya tanggung jawab dan jujur, daripada tidak jujur karena ini bisa bahaya," pungkasnya.

Sebelumnya, Prabowo telah meminta maaf soal ucapan nya yang menyebut 'tampang Boyolali' dan terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Tohir menyebut Prabowo wajar dan lumrah menyampaikan maaf. Dia beranggapan Prabowo mungkin saja tak ada unsur kesengajaan.

"Saya rasa wajar aja, beliau meminta maaf ya kan. Kita ini kan bangsa besar, bisa aja tidak disengaja," kata Erick.

Namun, Erick menilai perlu dipertanyakan mengapa berkali-kali Prabowo menyampaikan permintaan maaf.

"Yang paling penting justru kalau sengaja berkali-kali meminta maaf itu yang bahaya. Kenapa? Kalau berkali-kali minta maaf, ada sebuah hal-hal yang tadi yang ini menjadi concern," ujarnya.(merdeka.com)

Berita Terkait

Politik

Wabup Yuliantini Instruksikan Seluruh OPD dan Camat Wajib Berinovasi, Inovasi Bukan Sekadar Formalitas

Politik

Wakil Bupati Inhil Hadiri Acara Lepas Sambut Kapolres, Tegaskan Pentingnya Sinergi Daerah dan Polri

Politik

Bupati Herman Lepas Pawai Ta’aruf, MTQ Kecamatan Pelangiran Jadi Momentum Syiar Islam dan Lahirkan Generasi Qur’ani

Politik

Camat Tembilahan Hadirkan SIPA Berbasis WhatsApp, Pelayanan Administrasi Kini Lebih Mudah dan Cepat

Politik

Bupati Inhil Pimpin Rakor Reforma Agraria

Politik

Langkah Kecil dari Sabak Auh, Semangat Besar Menjaga Pangan Negeri: Polri Bersama Petani Mengukir Ketahanan Bangsa