Pesisirnews.com - Warga Dusun Krajan Desa Kaliurip, Kecamatan Madukara, Banjarnegara terkena penyakit kulit/gatal-gatal. Untuk mengatasinya, warga kemudian menjemur kasur di sekitar rumahnya beramai-ramai.
Tujuannya agar debu atau kuman penyakit yang menempel di kasur tempat tidur bisa hilang. Warga mengaku terserang gatal-gatal itu sejak sebulan yang lalu.
Kepala Dusun Krajan Desa Kaliurip, Wahyu Jaka Prastawa mengatakan, gatal-gatal yang dialami warga sudah terjadi sejak sekitar satu bulan lalu. Penyakit ini terus menyebar dari warga satu ke warga lainnya.
"Awalnya ada sembilan anak yang gatal-gatal sekitar satu bulan lalu. Namun sekarang, jumlah itu terus bertambah," ujarnya.
Menurutnya pada hari Rabu (6/9/2017) puskesmas setempat telah melakukan pemeriksaan. Lebih dari 40 warga baik anak-anak maupun dewasa terkena penyakit gatal atau scabies.
Namun, tidak hanya para warga yang diperiksa kesehatan kulitnya. Untuk memberantas penyakit scabies atau gatal-gatal di kulit tersebut, warga diminta untuk menjemur kasur yang digunakan saat tidutrsetiap malam.
"Karena penyakit gatal ini sangat cepat menular, saya mengimbau agar semua warga menjaga kebersihan. Mulai dari kebersihan badan, pakaian, hingga lingkungan sekitar," kata Wahyu.
Kepala Desa Kaliurip, Sudibyo menambahkan, jika penyakit gatal tersebut datang dari luar daerah. Penyakit tersebut langsung menyebar ke warga lain di Dusun Krajan.
"Awalnya ada anak di Dusun Krajan merantau. Tetapi saat mudik dia terkena gatal-gatal yang kemudian menular ke warga lain. Puskesmas juga sudah memeriksa kesehatan warga," terangnya.
Sumber detik.com