SELATPANJANG - Asisten I Setdakab Kepulauan Meranti, Alizar SSos meninjau sekolah yang rusak parah akibat dihantam angin puting beliung di Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti, Senin (19/12/16) kemarin. Turut mendampingi Kepala Dinas Sosial, Drs Izhar dan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, Kamarudin.
Dua sekolah yang ditimpa musibah alam itu yakni, Sekolah Dasar (SD) 6 dan MTS Islamiyah Jalan Ky Kabiruddin, Desa Segomeng. Kejadian itu terjadi pada Minggu (18/12/16) malam lalu.Menurut Kepsek SD 6 Desa Segomeng, Samsudin, setelah dihantamnya angin puting beliung, beberapa kerusakan terjadi pada dua sekolah tersebut. Dua ruang belajar siswa dan satu ruang guru rusak parah, dengan kondisi atap seng sekolah terbang berantakan akibat dibawa angin, Tak hanya ruangannya saja yang rusak parah, kata Samsudin, isi ruangan seperti 15 meja guru dan 30 meja anak-anak hancur akibat tertimpa reruntuhan material bangunan ruangan. "Buku rapor anak juga basah. Kemudian buku yang digunakan untuk sistem belajar mengajar juga begitu," ungkapnya. Sementara itu, Samsudin juga mengatakan, sekolah MTS islamiyah yang juga ikut musibah tersebut mengakibatkan 4 ruangan yang meliputi 3 ruang belajar dan 1 ruang TU menjadi rusak. Kemudian selain daripada itu, kerusakan juga menimpa pada 3 unit komputer dan 2 printer.
"Untuk sementara anak-anak kita liburkan dulu, mengingat kondisi sekolah yang sedang mengalami kerusakan akibat musibah" kata samsudin.
Asisten yang saat itu meninjau lokasi kejadian sekolah yang rusak parah merasa prihatin terhadap kondisi sekolah tersebut. Ia menilai sekolah itu perlu secepatnya dilakukan pembenahan, karena sekolah sangat penting bagi pendidikan anak-anak."Kita akan segera benahi kerusakan yang terjadi di dua sekolah tersebut dalam waktu yang secepatnya. Mengingat sekolah ini sangat penting untuk sistem belajar anak-anak," tuturnya.
(mad)