SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Lahan di area seluas 300 meter persegi yang terletak di RT01 RW06 Desa Alah Air, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti telah terbakar. Sementara sumber api yang menyebabkan kebakaran tersebut belum diketahui secara pasti.
Berdasarkan dari pantauan, api sudah berkobar besar sekitar pukul 15.30 WIB berdasarkan laporan dari warga setempat. Api pun berhasil dijinakkan setelah petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kepulauan Meranti mendapat laporan tersebut dengan mengerahkan beberapa personil dan dua unit mobil pemadam jenis Fire Jet berkapasitas 3000 liter.
"Indikasi dugaan terjadi kebakaran tersebut belum diketahui. Ini hanya mungkin karena unsur ketidaksengajaan dari warga yang melakukan aktivitas disini. Karena ditemukan sebagian rumput yang dipotong untuk keperluan makanan sapi atau kambing," ujar Kabid Damkar Kepulauan Meranti, Piskot Ginting, Kamis (10/3) yang saat itu sedang mengarahkan petugasnya memadamkan api.
Berdasarkan keterangan dari warga, tanah lahan dengan luas sekitar 300 meter persegi itu sebelumnya merupakan tanah kepemilikan dari H Muhammad Adil (Anggota DPRD Provinsi Riau). Namun, setelah beberapa tahun kepemilikan sudah berada ditangan warga tionghoa."Sebelumnya lahan ini milik Haji Adil. Namun, telah dijual dengan orang tionghoa. Kira - kira adalah sekitar 10 tahun tanah ini sudah berganti kepemilikannya, tapi pemiliknya pun saya tidak tahu," jelas warga setempat yang enggan disebutkan namanya.Sementara Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Aditya Warman langsung menuju ke TKP setelah sebagian api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar. Saat pemadaman, juga dibantu oleh sejumlah anggota dari Polres Kepulauan Meranti.Saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Kasat Reskrim mengatakan, terjadinya kebakaran lahan tersebut belum diketahui indikasinya. Katanya, setelah dicek lokasi yang terjadi pada kebakaran tersebut ditemukan aktivitas warga."Belum tahu lagi, setelah kita lihat ada rumput yang dipotong, kemungkinan ada warga yang melakukan aktivitas disini. Untuk itu, kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," sebut Aditya Warman.Berselang beberapa menit kemudian, sekitar pukul 18.30 WIB seluruh api tuntas dipadamkan. (mad)