BENGKALIS,PESISIRNEWS.com- Penghargaan Piala Adipura yang berhasil diraih Bengkalis 3berturut- turut tentu (hattrik) akan menjadi ukiran sejarah yang tak terlupakanoleh masyarakat Bengkalis.Setidaknya, tahun 2012, 2013 dan 2014 ini Bengkalisdalam predikat kota kecil terbersih sudah memboyong 3 piala Adipura.
 Untuk mempertahankanPenghargaan ini, Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh mengajak seluruh lapisanmasyarakat untuk terus bekerjasama dan berkomitmen menciptakan suasana kotaBengkalis tetap dalam keadaan Bersih. Hal ini guna untuk mempertahan gelarpenghargaan Piala Adipura sebagai kota kecil terbersih ditahun 2015 mendatang.
 Dikatakan BupatiBengkalis dalam sambutannya, sabtu (7/6) , untuk menjaga suasana kota Bengkalisdan sekitarnya tetap bersih perlu dilakukan pengolahan sampah secarakomprehensif dan terpadu sebagai upaya mengurangi volume sampah yang ada.masyarakat mulai dari hulu dan hilir harus bekerja sama dan komitmen untukmenciptakan suasana bersih. Â
 �sudah saatnya, kitaharus memilah dan mengolah sampah secara baik. karena seiring perkembanganwaktu dan pertambahan pendudukan tentunya akan berdampak pada peningkatanvolume, jenis dan karakteristik sampah yang dihasilkan. oleh karena itu, kitaharus memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengolahan sampah agar sampahtidak menimbulkan dampak yang negatif terhadap lingkungan dan kesehatanmasyarakat,�ungkap Bupati.
Dikatakannya, dalamupaya membangkitkan kesadaran kebersihan, pemerintah Kabupaten Bengkalis jugatelah membuat bank sampah berseri yang berada di jalan rumbia, bahkan disejumlah sekolah sudah memiliki bank sampah, seperti bank sampah SDN 1Bengkalis, bank sampah SMAN 2 Bengkalis.
hakekat darikeberadaan bank sampah ini, diharapkan sejak usia dini masyarakat sudah mulaimembiasakan untuk memilah-milah sampah. pelajar sejak di rumah dianjurkan untukmemilih sampah organik dan unorganik. kemudian sampah-sampah yang ada di rumahtangga, bisa dibawa ke bank sampah di sekolah-sekolah untuk dimasukan. sepertisampah yang bernilai ekonomis, seperti botol, plastik, besi, kertas suratkabar. begitu juga dengan sampah organik, pelajar mulai dibiasakan untukmembuat kompos.
 �kedepan saya berharapsetelah ini akan tumbuh bank-bank sampah di sekolah dan instansi. mengingat,salah satu penilaian Piala Adipura adalah, tersedianya bank-bank sampah. perludiketahui bersama bahwa pada bulan september ini, tim Adipura akan datang keBengkalis untuk melakukan penilaian kembali. untuk itu, kita tidak bolehterbuai dan puas sampai di sini saja. karena kita punya tanggungjawab besaruntuk tetap mempertahankan predikat kota terbersih pada masa-masa yang akan datang,�harapBupati Herliyan. (yee)