BAGANBATU, PESISIRNEWS.COM - Dalam berapa hari ini kabut asap kembali pekat menyelimuti Kota Bagan Batu, kecamatan Bagan Sinembah, Rohil dengan jarak pandang hanya 50 meter.
Biasanya perkotaan Bagan Batu tampak indah di pandang dan kini jadi kabur di telan kabut asap kiriman dari tetangga.
Sejumlah warga Bagan Batu, kecamatan Bagan Sinembah kian resah akibat kabut asap semakin tebal dan berbahaya ini. Dampak dari kabut asap ini mata perih, merah, penapasan sesak, batuk dan filek dan banyak dampak lainya.
" Kami warga Bagan Batu Kota sangat mengutuk para pelaku pembakar lahan maupun hutan. Akibat ulah mereka tidak bertanggung jawab sengaja bakar lahan dan hutan, sehingga masyarakat menderita, " ungkap warga Bagan Batu, Dani kepada Wartawan.
Dani menambahkan, dia berharap kepada pemerintah melalui Dinas kesehatan dapat membagikan masker kepada masyarakat khususnya di Bagan Batu.
" Kami sudah tidak tahan lagi dengan kabut asap saat ini sangat membuat dada sesak, " ujarnya.
Warga lainya juga mengatakan kabut asap ini seperti sudah langganan saja kadang timbul kadang hilang.
" Kalau kita lihat level kabut asap di Bagan Sinembah ini cukup berbahaya sekali. Sebab kabut asap sudah masuk ke dalam rumah dan tidak hanya di luar saja. Semuanya sudah di kepung kabut asap pekat. Kami berharap pemerintah secepatnya menangani masalah ini jangan sampai ada korban jiwa lagi akibat asap," cetusnya.
Sementara itu pihak dari Puskesmas Bagan Batu, DR. Josafat mengatakan bahwa dia melihat kabut makin pekat dan Puskesmas Bagan Batu turun lansung membagikan masker gratis kepada masyarakat, Rabu ( 21/10) pagi.
" Kita bagikan Masker kepada masyarakat di depan Puskesmas Bagan Batu Jalan Lintas Riau - Sumut. Kepada masyarakat kita himbau agar gunakan masker saat keluar rumah," pesanya.
Tambah Josafat bila ada kena efek ISPA segera datang ke Puskesmas Bagan Batu dan jangan biarkan lama-lama untuk berobat.
" Kita siap selama 24 jam melayani warga yang ingin berobat, " katanya. (Sam)