MALANG (Pesisirnews.com) - Sekelompok remaja yang melakukan prank pocong di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Samaan, Jalan Gilimanuk, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang berhasil diamankan Polsek Lowokwaru Senin, (3/4/ 2023) malam.
Petugas mengamankan pocong itu setelah adanya aduan dari warga yang merasa terganggu dan terkejut ketika melintasi kawasan tersebut.
Polisi lantas memastikan kasus prank pocong itu sudah ditangani.
“Pocongnya sudah kami kondisikan dan kami selesaikan dalam tempo yang sesingkat singkatnya. Selanjutnya kami serahkan ke wilayah Klojen untuk ditindak lebih lanjut,†tulis unggahan akun Twitter Humas Polsek Lowokwaru, dikutip VIVA, Selasa, (4/4).
Melalui unggahan tersebut, terlihat polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di mana sekelompok remaja melakukan prank pocong.
Kemudian dalam foto yang lain polisi bersama warga berhasil mengamankan remaja yang bersangkutan. Tampak remaja tersebut hanya bisa pasrah saat diinterogasi petugas.
Lurah Samaan, Anang Setiawan, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah berhasil mengamankan sebanyak 23 remaja, kemudian dibawa ke kantor Kelurahan Samaan, Kota Malang, pukul 20.00 WIB.
Saat mediasi, kata dia, para remaja itu mengaku bahwa aksi prank pocong tersebut hanya untuk iseng.
"Kami tekankan tolong jangan diulangi lagi, sudah ada permohonan maaf juga dari anak-anak. Saya tanyai Lapo e kok gak tadarusan atau ngaji ae (kenapa kok gak tadarusan atau ngaji saja). Katanya anak-anak gabut, ya namanya anak-anak ya," ungkapnya kepada wartawan.
Para remaja itu juga mengaku bahwa aksi yang meresahkan masyarakat tersebut baru pertama kali.
"Anak-anak mengaku sekali itu saja. Ada videonya juga," terangnya.
[br]
Sebelum diamankan polisi, seorang warganet pemilik akun Facebook Indra Triwantoro selaku driver ojek online mengabarkan bahwa dia hampir terjatuh setelah dikagetkan oleh remaja yang melakukan prank pocong itu pada Sabtu, 1 April 2023 malam.
Kejadian ini bermula ketika Indra hendak pulang ke rumahnya di wilayah Klojen. Kebetulan untuk menuju rumahnya ia harus melalui TPU Samaan sekitar pukul 23.00 WIB.
Ketika sedang di kawasan TPU Samaan, Indra dikejutkan oleh seorang remaja yang menyamar menjadi pocong. Karena kaget, motor Indra pun oleng dan hampir terjatuh.
"Yang pakai pocong satu anak, tiba-tiba loncat muncul ke jalan. Sempat saya datengin dan lihat, ternyata di dalam TPU Samaan itu banyak anak kecil. Saat saya datengin, mereka kemudian lari semua sambil ngejek-ngejek kayak menantang gitu," ungkapnya.
(PNC/VIVA)