Kapolri Instruksikan Jajarannya Bantu Program Pemerintah Turunkan Angka Stunting

- Rabu, 25 Januari 2023 16:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir012023/_1732_Kapolri-Instruksikan-Jajarannya-Bantu-Program-Pemerintah-Turunkan-Angka-Stunting.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk ikut membantu program pemerintah dalam rangka menurunkan angka stunting di seluruh Indonesia.

Sigit menegaskan, jajarannya khususnya para Kapolres di seluruh Indonesia harus turun langsung ke lapangan guna mengecek apabila ada orangtua dan anak yang membutuhkan tambahan gizi.

Apabila, di wilayahnya terdapat hal itu, Sigit menyebut, seluruh jajaran kepolisian harus turun untuk membantu menyalurkan kebutuhan gizi bagi anak maupun ibu yang sedang mengandung atau hamil. Tujuannya, agar terpenuhinya gizi yang baik.

"Sudah saya perintahkan kepada seluruh jajaran, seluruh Kapolres untuk mengecek betul di wilayah masing-masing. Sehingga kemudian, Polri bisa ikut membantu untuk menyalurkan kebutuhan bagi masyarakat, bagi ibu-ibu yang hamil yang memang membutuhkan tambahan untuk gizi kemudian anak-anak yang sedang masa pertumbuhan," kata Sigit di Kantor BKKBN, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Dalam hal ini, Sigit mencontohkan seperti kejadian yang viral di media sosial (medsos). Di mana ada seorang ibu memberikan bayinya kopi susu saset.

"Kebetulan anggota kami melihat viral, ada anak bayi karena keinginan orang tua berikan susu kemudian memberikan susu tapi yang ada di dalam saset instan, kopi susu. Saya kira ini sudah kita tindaklanjuti," ujar Sigit.

Jajarannya di wilayah pun sudah langsung turun ke lapangan untuk mengecek peristiwa tersebut. Tak hanya itu, kata Sigit, pihaknya telah memberikan bantuan kepada ibu dan bayinya.

"Saya kira awalnya bingung karena didatangi polisi. Tapi, setelah itu, kita berikan bantuan untuk menambah gizi khususnya kebutuhan anak tersebut," ucap Sigit.

Lebih dalam soal menurunkan angka Stunting, Sigit menjelaskan, Polri di seluruh wilayah memiliki rumah sakit dengan dokter yang mumpuni. Menurutnya, fasilitas kesehatan itu sudah memiliki pengalaman membantu masyarakat dalam penanganan Covid-19.

Oleh karena itu, Sigit mengatakan, pengalaman penanganan pasien Covid-19 tersebut dapat kembali diimplementasikan dalam rangka membantu program pemerintah menurunkan angka Stunting di seluruh Indonesia.

"Sayakira kami memiliki rumah sakit-rumah sakit dan dokternya di seluruh wilayah.Dan kita pernah punya pengalaman merawat pasien Covid-19 dengan fasilitasHalodoc ya waktu itu. Saya minta ini juga bisa diterapkan dalam membantu prosesmengejar target menurunkan angka stunting. Saya kira ini bisa kita lakukandengan metode yang sama. Mudah-mudaban bisa ikut membantu programpemerintah," pungkas Sigit. (PNC/rls)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Peristiwa

Bupati Inhil Herman Ajak Stakeholder Terkait Kerja sama Menanggulangi Stunting

Peristiwa

Kapolri Flag Off Riau Bhayangkara Run 2025

Peristiwa

Sambangi Ponpes Ustaz Abdul Somad, Kapolri Sampaikan Pesan Bersatu dalam Keberagaman

Peristiwa

Datangkan Pengajar dari Inggris, Kapolri Komitmen Perbaiki Manajemen Kompetisi Sepak Bola

Peristiwa

Bupati Inhil Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting se-Kecamatan Kateman