JAKARTA (Pesisirnews.com) - Tiga daerah di Indonesia kembali diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) yang bervariasi. Tiga daerah tersebut yaitu Cianjur, Kepulauan Talaud danKabupaten Jayapura.
Dikutip dari keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun resmi Twitter@infoBMKG, Selasa (20/12/2022) gempa berkekuatan 2,1 M mengguncang wilayah Provinsi Jawa Barat, dan Kabupaten Cianjur merupakan wilayah terdekat gempa.
"6 kilometer barat daya Cianjur. Kedalaman 11 kilometer,†kata postingan BMKG.
Pusat gempa berada pada koordinat 6,84 lintang selatan, dan 107,08 bujur timur. BMKG belum menginformasikan tentang wilayah mana saja yang merasakan getaran gempa. BMKG menekankan, infomasi tersebut diambil beberapa menit setelah terjadi gempa.
"Parameter gempa dapat berubah dan boleh jadi belum akurat, kecuali telah dianalisis ulang seismolog," ujar BMKG.
Sementara itu gempa bumi berkekuatan 4,9 M juga mengguncang wilayah Sulawesi Utara.Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan wilayah terdekat gempa.
"386 kilometer barat laut Melonguane," kata postingan BMKG.
Pusat gempa berada pada koordinat 7,10 lintang utara, dan 125,11 bujur timur.BMKG belum tahu tentang wilayah mana saja yang merasakan getaran gempa. Tekanan BMKG, infomasi tersebut diambil beberapa menit setelah terjadi gempa.
"Parameter gempa bisa berubah dan bisa jadi belum akurat, kecuali sudah dianalisis ulang seismolog," ujar BMKG.
[br]
Daerah selanjutnya yang diguncang gempa bumi berada di Kabupaten Jayapura. Gempa ini berkekuatan 3,4 M yang mengguncang wilayah Provinsi Papua. Kabupaten Jayapura merupakan wilayah terdekat gempa.
Kabar terkait itu di-posting oleh akun resmi Twitter Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), @infoBMKG, Selasa (20/12/2022).Jarak pusat gempa dengan Kabupaten Jayapura hanya puluhan kilometer.
"32 kilometer tenggara Kabupaten Jayapura. Kedalaman 37 kilometer," kata postingan BMKG.
Pusat gempa berada pada koordinat 3,10 lintang selatan, dan 140,13 bujur timur. BMKG belum menginformasikan tentang wilayah mana saja yang merasakan getaran gempa.
BMKG menekankan, infomasi tersebut diambil beberapa menit setelah terjadi gempa.
Sama seperti dua daerah lain yang diguncang gempa, parameter gempa di Kabupaten Jayapura dapat berubah dan boleh jadi belum akurat, kecuali telah dianalisis ulang seismolog. (PNC/KBRN)