Polri Temukan 5 Jenazah Korban Longsor Cianjur, Diantaranya Ibu dan Anak Saling Berpelukan

- Jumat, 25 November 2022 12:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir112022/_3897_Polri-Temukan-5-Jenazah-Korban-Longsor-Cianjur--Diantaranya-Ibu-dan-Anak-Saling-Berpelukan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

CIANJUR (Pesisirnews.com) -Polri telah menemukan lima jenazah korban gempa bumi dan tanah longsor di wilayah Cianjur Jawa Barat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa kelima jenazah tersebut telah ditemukan setelah Polri dan Basarnas kerahkan anjing pelacak atau K9 untuk mencari jenazah di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

Dedi menjelaskan dua dari lima jenazah tersebut merupakan ibu dan anak yang sedang berpelukan ketika tertimbun tanah longsor di Desa Cijedil.

"Dua dari lima jenazah yang ditemukan itu adalah ibu dan anak yang sedang berpelukan saat tim menemukannya," tuturnya dalam keterangan resmi di Cianjur, Jumat (25/11/2022).

Dedi mengungkapkan bahwa proses evakuasi lima jenazah tersebut tidaklah mudah. Pasalnya, kata Dedi, medannya cukup sulit karena lokasinya di bawah dan dekat sungai.

"Pengangkatan jenazah dilakukan menggunakan tandu bambu oleh enam orang personil gabungan di TKP," katanya.

Menurut Dedi, kelima jenazah yang ditemukan hari ini Jumat 25 November 2022 tersebut langsung dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk proses identifikasi.

"Kelima jenazah itu langsung dibawa ke RSUD Sayang untuk proses identifikasi," ujarnya.

Dedi menegaskan bahwa Polri dan tim gabungan bakal terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh korban gempa bumi dan longsor yang masih hilang di sepanjang wilayah Cianjur Jawa Barat.

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu menyebut bahwa pencarian dan evakuasi terhadap korban dilakukan sejak pagi hingga malam hari.

"Kami tidak akan berhenti sampai di sini, Polri dan tim gabungan bakal terus melakukan pencarian terhadap seluruh korban gempa bumi dan longsor di Cianjur," tuturnya.

[br]

Seperti diketahui, pengerahan K9 oleh Polri sudah dilakukan sejak pagi tadi. Pengerahan personel dilakukan dari Polri, TNI, dan Basarnas.

Daerah Cugenang merupakan wilayah yang paling parah pasca longsor dan gempa Cianjur dan sejumlah warga masih dikabarkan hilang di sana.

Berdasarkan data BNPB hingga hari Kamis (24/11/2022) sore, tercatat korban meninggal bertambah menjadi 272 orang. Jumlah tersebut seiring bertambahnya dengan tim SAR gabungan yang menemukan korban meninggal dunia atas nama Nining (64).

Dari 272 korban tersebut, 165 jenazah berhasil teridentifikasi. Sementara, 107 jenazah lainnya masih terus dicari identitasnya. (PNC/Nier)

Penulis: Nier

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

GEMPAR Geruduk Kantor Bupati Indragiri Hilir Ini Tuntutannya

Peristiwa

Indonesia akan Mengirimkan Bantuan Tambahan ke Turki-Suriah

Peristiwa

Ditengah Duka Gempa Turki-Suriah, 53 Orang Tewas Diberondong Peluru ISIS di Suriah

Peristiwa

6 Hari Terkubur di Reruntuhan Bangunan, Tiga Korban Gempa Turki Ditemukan Selamat

Peristiwa

Gempa Turki-Suriah Tewaskan Lebih dari 4000 Orang, Tawaran Bantuan Mulai Berdatangan

Peristiwa

Empat Daerah di Indonesia Hari Ini Diguncang Gempa Bumi