RIYADH (Pesisirnews.com) - Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian Saudi menerapkan langkah-langkah untuk mencegah unta memasuki tempat-tempat suci. Upaya ini sebagai bagian dari serangkaian tindakan pencegahan yang diambil oleh pihak berwenang untuk menghadapi Sindrom Pernafasan Timur Tengah (Corona).
Dilansir dari khaberni.com, Selasa (14/6), direktur cabang kementerian di wilayah Makkah, Eng Saeed Al-Ghamdi, menjelaskan bahwa mencegah unta memasuki tempat-tempat suci akan dilakukan selama musim haji tahun ini.
Menurut dia, hal ini diambil sebagai langkah mencegah kemungkinan terjadinya penyebaran virus yang ditularkan dari hewan ke manusia.
Eng Al-Ghamdi juga menyampaikan bahwa kementerian mempersiapkan musim haji tahun ini dengan paket tindakan yang mencakup penyediaan kader veteriner khusus yang bekerja sepanjang waktu untuk memeriksa domba yang datang melalui Pelabuhan Islam Jeddah.
Mereka bertugas untuk memastikan keselamatan peziarah dengan deteksi superfisial dan laboratorium, dan untuk membangun pos pemeriksaan di pintu masuk ke Ibu Kota Suci.
Para kader khusus ini bekerja untuk mencegah masuknya domba, kecuali setelah memverifikasi sumber dan keamanannya.
[br]
Sedangkan untuk memberikan dukungan dan mengantisipasi keadaan darurat, empat tim dokter hewan lapangan juga dikerahkan ke pasar ternak di Makkah Al-Mukarramah.
Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian cabang Wilayah Makkah telah menggelar lokakarya sebagai bagian dari persiapan Kementerian untuk musim haji tahun ini, dengan partisipasi tim dokter hewan kurban ibadah haji.
Lokakarya ini menjelaskan penyakit bakteri dan virus yang paling penting, dan metode pengumpulan dan pengawetan sampel untuk mereka.
Tujuan lokakarya ini untuk meningkatkan tingkat efisiensi dan kesiapan individu yang berpartisipasi melalui pelatihan khusus tentang pekerjaan tim haji veteriner.
Eng Al-Ghamdi juga mengimbau kepada seluruh pekerja di musim haji tahun ini untuk melipatgandakan usahanya dalam melayani peziarah, serta menyediakan semua layanan yang menyentuh kebutuhan peziarah saat mengunjungi tempat-tempat suci. (PNC)